Pengusaha Wajib Patuhi Perda Rawa

 404 total views,  2 views today

Ilustrasi Rawa | Foto : Bagus Kurniawan

Ilustrasi Rawa | Foto : Bagus Kurniawan

PALEMBANG – Semakin tingginya perkembangan Kota Palembang, secara otomatis semakin tinggi pula kebutuhan lahan bagi masyarakat maupun pengusaha untuk membangun tempat usaha maupun rumah.

Oleh itu, Peraturan Daerah (Perda) tentang rawa yang ada saat ini harus di maksimalkan. Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Palembang Tabrani mengatakan, pihaknya sudah memberikan himbauan kepada masyarakat, terutama pengusaha untuk mematuhi aturan tentang rawa.

“Apabila ingin melakukan penimbunan di kawasan rawa, setidaknya pengusaha harus sediakan 30 persen dari total lahan untuk tidak di timbun sebagai resapan air,”katanya, belum lama ini.

Menurut Tabrani, aturan tentang rawa sudah diatur dalam Perda Nomor 11 Tahun 2012 tentang pembinaan, pengendalian dan pemanfaatan rawa. Artinya, semua pihak harus mematuhi aturan yang ada.

“Apabila ada yang melanggar, maka ada sangsi hukumnya. Yang pasti pengawasan akan lebih ditingkatkan lagi, sehingga pembangunan-pembangunan di kota ini, tidak menyalahi,”ujarnya.

Ditanya apakah pembangunan di Palembang ada yang menyalahi aturan ? Tabrani menjawab, masyarakat maupun pengusaha sudah taat aturan. Misalnya ketika masyarakat bangun rumah, mereka sudah sediakan tempat resapan air atau lubang biopori.

“Gunanya sebagai tempat penyerapan air, sehingga ketiga hujan datang, air akan masuk kedalam pipa tersebut, dan dihisap oleh bumi,” katanya.

 

TEKS      : ALAM TRIE MARSATA

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster