Pemilukada Kota Pagaralam Akan Digelar Tahun 2018

 173 total views,  2 views today

Ilustrasi | Ist

Ilustrasi | Ist

PAGARALAM – Proses tahapan pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) Kota Pagaralam akan digelar 2018 nanti. Termasuk bulan pelaksanaannya pun sudah diketahui. Hal itu terlihat dari hasil revisi dari Perpu No 1 Tahun 2014 tentang Pemilukada, salahsatu poin revisi itu terkait dengan tahapan Pemilukada serentak.

“Revisi ini dilakukan oleh para legislator yang ada di Senayan Jakarta, beberapa waktu lalu,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pagaralam, Yenli Elmanoferi SE MSi, kemarin.

Menurutnya, salah satu poin dari hasil revisi Perpu No.1 Tahun 2014 tentang Pemilukada, pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) Kota Pagaralam dipastikan digelar 2018.

“Ya, memang seperti itulah salah satu poin revisinya. Bagi daerah yang akan mengadakan Pemilukada pada 2018 dan 2019, semuanya dilakukan pada Juni 2018,” jelasnya.

Kendati demikian lanjutnya, untuk masa bakti Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pagaralam Periode 2013-2018, akan berakhir pada April 2018 mendatang. Bahkan tidak akan terjadi kekosongan kekuasaan. Karena akan ada pelaksana tugas (Plt) Walikota, yang bertugas sampai Wako dan Wawako terpilih dilantik.

Ia mengatakan, selain Kota Pagaralam, ada beberapa daerah lainnya yang akan melaksanakan Pemilukada pada Juni 2018, diantaranya Kabupaten Lahat, Kabupaten Empat Lawang dan Provinsi Sumsel (Pilgub).

“Pelaksanaannya akan dilakukan serentak pada Juni 2018 mendatang,” katanya seraya menegaskan, selain mengenai tahapan Pemilukada, masih ada beberapa poin hasil revisi Perpu No 1 Pemilukada yang harus diketahui publik, seperti pasangan calon mendaftarkan diri secara berpasang-pasangan atau satu paket.

Kendati demikian kata dia, dalam Pemilukada tidak mengenal lagi istilah dua putaran.

“Pelaksanaannya nanti hanya ada satu putaran, yakni bagi pasangan yang meraih suara terbanyak akan ditetapkan sebagai pasangan calon terpilih,” terangnya seraya menguraikan hal itu bisa saja berubah bila ada putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menghendaki ada Pemilukada ulang.

Selain itu, masih ada yang lain, yakni mengenai hasil revisi uji publik akan dihapuskan dan dikembalikan kepada partai politik (Parpol) pengusung masing-masing.

“Ya, kita tengah menunggu petunjuk lebih lanjut dari KPU Pusat dan Provinsi Sumsel. Sebagai penyelenggara, kita patuh terhadap Undang-undang dan tidak ada istilah tidak siap. Menjelang Pemilukada Pagaralam 2018, nantinya disiapkan pra tahapan,” tegasnya.

 

TEKS        : ANTONI STEFEN

EDITOR    : FJ ADJONG





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster