Sepotong Rendang di Cafe Dongeng

 351 total views,  2 views today

Menu cake dengan bentuk-bentuk unik. | Dok KS

Menu cake dengan bentuk-bentuk unik. | Dok KS

PALEMBANG – Setelah bermunculan cafe dengan konsep kartun unik, kini giliran Hands and Belle salah satu cafe di Palembang Icon yang menyediakan konsep cafe nya bak negeri dongeng dan memiliki menu Rendang.

Cafe yang hanya ada dua di Jakarta dan Palembang ini mengusung konsep yang memang belum pernah ada sebelumnya di cafe-cafe lain.

Menu rendang kadang terasa aneh jika berada di dalam cafe mungil yang lucu dengan banyak nya boneka yang tersusun rapi di atas atapnya.

“Ya, mungkin sedikit aneh dengarnya kalau ada menu rendang di cafe ini. Karena kebanyakan menu rendang cuma akan kita dapat di Rumah Makan Padang,” kata Jimmy, Supervisor Hands and Belle,Jumat (20/2).

Menu-menu unik lainnya juga tersedia seperti cake yang memang dibuat menarik dengan tokoh-tokoh kartun lucu yang rasanya sayang jika dimakan.

“Menu cake sendiri kita banyak buat menjadi tokoh-tokoh kartun, yang lucu-lucu lah, ada bentuk kumbang kalau kata kebanyakan pengunjung itu hewan Keppi, blue lagoon, lady bug, mango tango dan masih banyak lagi,” ujarnya.

Cafe ini sendiri di buat dengan cerita dongeng tentang sepasang beruang kakak beradik yang mempunyai ke ahlian memasak.

“Kita ambil konsep negeri dongeng, dari sepasang beruang yang sudah di tinggal orang tuanya lalu mereka belajar memasak, kata lainnya cafe ini juga bisa bercerita perjalanan dua beruang kakak beradik ini,” ucapnya.

Direncanakan cafe ini juga akan menambah cabang nya di setiap mall yang ada di Palembang maupun Jakarta sendiri. Dan dalam waktu dekat ini pun cafe Hands and Belle akan di buka di Palembang Indah Mall (PIM).

“Owner juga inginya kita bisa buka cafe ini dengan banyak cabang, ya, mungkin di Palembang sendiri dalam waktu dekat akan buka di PIM,” tuturnya.

Walaupun pangsa pasar nya untuk Universal, tetapi pengunjungnya sendiri banyak dari kalangan remaja.

“Dan, sepanjang ini banyak anak-anak remaja yang hanya sekedar hangout dengan teman-temannya, sekedar eksis untuk foto-foto cake nya sebelum mereka makan,” cetus Jimmy.

Harga yang diberikan pun mulai dari Rp20 ribu hingga Rp68 ribu, ini pun dikatakan Jimmy masih sangat bersahabat dengan kantong-kantong remaja dan mahasiswa.

“Untuk kalangan menengah kebawah juga masih bisa masuk, khususnya remaja dan para mahasiswa,” katanya.

Omsetnya sendiri semenjak dibuka hampir dua bulan lalu lumayan menajak. Karena banyak juga dari merka yang penasaran dengan cafe ini.

“Untuk awal-awal omsetnya fantastis ya, mungkin juga dari mereka banyak yang penasaran, kalau sekarang ini sedikit menurun karena faktor cuaca juga, jadi banyak pengunjung yang males keluar karena hujan terus,” tukasnya.

 

TEKS        : YUNI DANIATI

EDITOR    : RINALDI SYAHRIL


TAG



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster