Pengusaha Makin Bingung soal Tapal batas Palembang-Banyuasin

 1,206 total views,  6 views today

Ilustrasi Pintu Gerbang Pemkab Banyuasin | Dok KS

Ilustrasi Pintu Gerbang Pemkab Banyuasin | Dok KS

PALEMBANG – Soal tapal batas antara Kota Palembang dan Kabupaten Banyuasin yang saat ini masih belum terselesaikan membuat pengusaha perumahan atau developer bingung dan kemungkinan akan mengeluarkan biaya kembali apabila ternyata lahan yang mereka bangun bukan masuk di wilayah awalnya. Anggota DPRD Sumsel Komisi III Syaiful Padli juga menghimbau hal tersebut jangan sampai berlarut dan memang pihak Pemprov harus turun tangan langsung.

“Kalau punya saya kan izin nya itu menginduk ke Palembang, nanti kalau ternyata lahan yang saya bangun masuk wilayah Kabupaten Banyuasin, saya harus membuat surat izin kembali dan pastinya mengeluarkan biaya kembali,” ucap Syapad salah satu pengusaha developer yang membangun perumahan di daerah Jakabaring wilayah perbatasan antara Kota Palembang dan Kabupaten Banyuasin.

Dirinya juga berharap kepada pihak pemerintah agar dapat segera menyelesaikan permasalahan tapal batas kedua wilayah tersebut.

“Ya, saya rasa tidak saya sendiri yang berharap masalah ini selesai, semua pengusaha yang membangun disana juga begitu. Segera diselesaikan agar jelas,” tutupnya.

Sementara itu, anggota Komisi III DPRD Sumsel dari fraksi Partai Keadilan Sejahtera menghimbau agar Pemrov Sumsel agar turun tangan langsung menengahi dua Pemda yang bersangkutan yakni Pemda Kota Palembang dan Pemkab Banyuasin.

“Kasihan lihat warga dan para pengusaha, jika sertifikat induk ke Palembang dan akhirnya diputuskan masuk Banyuasin maka akan mengurus surat surat baru lagi,” ujar dia.

Dirinya juga menyarankan agar kedua wilayah tersebut harus di ukur ulang dan dibuat kesepakatan baru soal tapal batas tersebut.

“Apalagi kedepan wilayah Jakabring akan jadi kecamatan sendiri. Jangan dibiarke mengambang tidak jelas. Kalau bisa jangan terlalu berlarut larut. Kasihan masyarakat yang jadi korban karena status yang tidak jelas tersebut,” pungkas dia.

 

TEKS       : ARDHY FITRIANSYAH

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster