Dirjen PSP : Panen Satu Kali Itu Primitif

 367 total views,  2 views today

Ilustrasi Beberapa Petani Sedang Memanen Padi Didaerah Jalur 13. Ds Timbul Jaya. Muara Sugihan Banyuasin | Foto : Bagus Park

Ilustrasi Beberapa Petani Sedang Memanen Padi Didaerah Jalur 13. Ds Timbul Jaya. Muara Sugihan Banyuasin | Foto : Bagus Park

KAYUAGUNG – Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), Dr Ir Sumarjo Gatot Irianto, MS DAA mengatakan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) memiliki potensi besar pertanian dalam swasembada pangan dan berharap jangan ada lagi petani yang penen satu kali dalam setahun.

“Saya minta panen harus tiga kali dalam setahun. Kalau masih satu kali itu artinya primitif.” kata Gatot saat kunjungannya di Desa Lubuk Seberuk, Kecamatan Lempuing Jaya, Kabupaten OKI, Jumat (20/2) dalam rangka peletakan batu pertama pembangunan pengembangan jaringan irigasi seluas 5000 hektare.

Menurut Gatot, di Sumatera Selatan ada dua kabupatan yang memiliki potensi besar swasembada pangan, yakni Kabupaten OKI dan Banyuasin. “OKI dan Banyuasin sama- sama memiliki potensi yang besar saya yakin itu.” ujarnya.

Untuk bisa mewujudkan itu, kata dia, pihaknya meminta kepada Pangdam Sriwijaya, untuk menerjunkan personilnya menjadi penyuluh bahu membahu untuk membantu pertanian di OKI.

“Saya minta pak Pangdam tolong anggotanya dimobilisasi untuk terjun langsung membaur dengan petani. Dan saya akan bantu dana Rp300 juta untuk beli ikan asin dan sambal sebagai lauk pauknya biar kerjanya tambah semangat,” ungkapnya.

Pangdam II Sriwijaya, Mayjen TNI Iskandar, MS. Siap menerjunkan 2400 babinsa yang sudah ditatar untuk terjun membantu pemerintah dalam meningkatkan produksi padi, khususnya di wilayah Kabupaten OKI.

“Tidak masalah mau makan pakai ikan asin dan sambal. Kita sudah siapkan 2400 babinsa untuk diterjunkan,” kata Pangdam.

Sementara Bupati OKI, Iskandar SE, pihaknya akan bekerja optimal untuk mewujudkan harapan dari Dirjen agar petani OKI mampu panen tiga kali setahun.

“Tahun ini kita sedang mengerjakan pengembangan jaringan irigasi seluas 75 ribu hektare. Di seluruh kecamatan, dengan itu semua kita optimistis produksi padi akan meningkat, dan mampu mewujudkan tiga kali penan setahun,” ungkapnya.

Ditambahkan Kepala Dinas Pertanian OKI, Syarifuddin, SP MSi mengatakan, Kabupaten OKI memiliki potensi lahan sawah seluas 174.268 hektare terdiri irigasi 650 hektarre, tadah hujan 47.140 hektare, pasang surut 22.501 hektare dan lebak 103.977 haktare.

“Tahun 2015 ini rencana produksi kita 955.859 ton dengan tambahan produksi sekitar 300 ribu ton,” tandasnya.

 

TEKS           : DONI AFRIANSYAH

EDITOR       : FJ ADJONG





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster