Dinkes Pagaralam Siap Rehabilitasi Orang Gila

 68 total views,  3 views today

Orgill-masih-ramai-berkeliaran-di-Kota-Tanjung-Enim

Ilustrasi Orang Gila (Orgil) | ist

PAGARALAM – Upaya menjalani perawatan bagi para penyandang gangguan jiwa, Pemerintah Kota Pagaralam melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) berhasil mengirimkan sedikitnya 15 orang yang mengalami gangguan kejiwaan.

Kadinkes Kota Pagaralam, Drs Roshan YM MKes, menjelaskan, sepanjang tahun 2014 lalu, sedikitnya ada 15 penyandang gangguan kejiwaan yang sudah dipasung oleh keluarganya tersebut berhasil di rehabilitasi ke Rumah Sakit Ernaldi Bahar Palembang untuk dilakukan.

“Syukur Alhamdulillah, sebagian penyandang gangguan kejiwaan yang menjalani rehabilitasi mulai berangsur sehat. Sementara sisanya ada 3 orang masih kambuh kembali,” ujarnya.

Ditambahkan, mereka yang kambuh tersebut tak lain karena kerap dipanggil warga sekitar tempat tinggalnya dengan sebutan orang gila, sehingga penyandang gangguan kejiwaan itu menjadi depresi hingga kambuh kembali.

Kendati demikian imbaunya, diminta agar seluruh lapisan masyarakat untuk tidak memojokan ataupun menyebut para penyandang gangguan kejiwaan dengan sebutan orang gila. Sehingga upaya perawatan yang tengah dijalani itu dapat berangsur membaik dan sehat kembali.

“Jika ada penyandang gangguan kejiwaan yang tengah berupaya menjalani rehabilitasi, diminta agar masyarakat sekitar dapat membantu maupun menyupot semangat hidup mereka hingga bergairah kembali,” harapnya.

Ia menambahkan, bilamana dilingkungan tempat tinggal masing-masing terdapat penyandang gangguan kejiwaan, diminta untuk segera melaporkan ke Dinas Kesehatan Kota Pagaralam untuk menjalani rehabilitasi.

“Hal itu dilakukan demi menghindari adanya upaya pemasungan oleh pihak keluarganya, karena tindakan dimaksud sangat tidak manusiawi dan dapat semakin memperburuk keadaan,” tambahnya.

Dijelaskan, bila menjalani perawatan dan pengobatan secara medis, setidaknya secara perlahan dapat melatih dan membangkitkan kembali jiwa mereka yang tergoncang tersebut.

 

TEKS        : ANTONI STEFEN

EDITOR    : FJ ADJONG

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com