Ada Kain Songket di International Fashion Week

 268 total views,  2 views today

Ilustrasi Salah Satu Pengrajin Songket | Foto : Dok KS

Ilustrasi Salah Satu Pengrajin Songket | Foto : Dok KS

PALEMBANG – Nama kain tenun khas Sumsel, Songket sudah mulai dikenal dunia internasional. Pemprov Sumsel yang menggaet para pengrajin songket akan mengikutsertakan kain khas tersebut dalam ajang internasional. Pada 26 Februari-1 Maret mendatang, Sumsel akan ikut serta dalam Internasional Fashion Week yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center, dengan menampilkan 30 kain tenun songket.

Internasional fashion week diikuti oleh kurang lebih 214 negara di seluruh dunia yang akan menampilkan busana-busana terbaik masing-masing negara.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumsel, Hj Eliza Alex mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumsel, dalam menampilkan songket-songket yang nantinya akan ditampilkan di ajang fashion internasional ini.

“Selain dengan Disperindag, kami pun bekerja sama dengan perancang busana terkenal, Audrey Defrico, yang memang konsen terhadap busana dari kain tenun, terutama kain songket khas Sumsel,” katanya.

Dari 30 jenis busana songket yang akan ditampilkan, Eliza berkontribusi dalam membuat 10 rancangan busana, Audrey pun turut membuat 10 rancangan busana songketnya, dan 10 desain busana lagi merupakan perpaduan antara ide Eliza dengan Audrey.

“Busana-busana songket yang akan ditampilkan nantinya akan mengangkat tema Kemilau Sriwijaya. Selain pakaian formal, dalam 30 desain itu juga ada gaun malam dan busana sehari-hari yang terbuat dari songket. Supaya asumsinya, songket bisa dipakai kapan saja. Bukan hanya di acara formal saja,” lanjutnya.

Kepala Disperindag Sumsel, Permana mengatakan, Sumsel harus bangga bisa turut andil dalam pagelaran ini, karena Internasional Fashion Week yang digelar ini sangat bergengsi di level dunia.

“Di gelaran ini, ratusan perancang dari seluruh dunia berkumpul dan asling beradu gengsi. Sumsel tak usah ciut nyali terhadap rancangan busana luar negeri, karena selama ini oleh perancang kita seperti Dian Pelangi, songket pernah ditampilkan di Perancis dan Amerika Serikat,” imbuh Permana.

Selain stand busana songket, akan ada gelaran fashion show di acara ini. Permana melanjutkan, pihaknya telah mempersiapkan 10 orang model yang akan melenggok di catwalk, berbalutkan busana songket.

“Sumsel mendapatkan saat yang tepat untuk fashion show, yaitu pas pembukaan. Jadi seluruh peserta dan para pemerhati busana seluruh dunia akan melihat songket-songket Sumsel,” tambahnya.

Permana mengapresiasi kinerja Dekranasda Sumsel yang konsisten dalam melestarikan dan mengangkat songket sumsel hingga ke luar negeri.

“Ibu Eliza sendiri pemerhati songket sejak motif Sriwijaya sampai motif-motif modern. Beliau rajin menyuarakan tenun songket di kancah internasional dan nasional. Memang daerah lain seperti NTT, Sumut, dan Kaltim memiliki tenun khas. Namun tenun songket Sumsel lebih diperhatikan oleh perancang profesional. Semoga gelaran ini dapat lebih mengangkat kehebatan songket Sumsel,” pungkasnya.

 

TEKS        : IMAM MAHFUZ
EDITOR    : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster