Warga Minta Rusunawa Kertapati Segera Di Operasionalkan

PALEMBANG – Sejumlah warga yang berada di Kelurahan Karya Jaya, Kecamatan Kertapati Palembang berharap, Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Kertapati segera di operasionalkan, sehingga warga yang sudah mendaftar, bisa segera menempatinya. Misalnya Banun (35), ia mengatakan, sudah lama mendaftar untuk menyewa Rusunawa tersebut. Tapi, hingga sekarang belum beroperasional, padahal Rusunawa tersebut sudah lama selesai dibangun.

“Pemerintah mau menunggu apa lagi ? Rusunawa itu kan sudah lama selesai yakni awal 2014 lalu,”ungkapnya, saat dibincangi, Kamis (19/2). Ibu satu anak itu berharap, Pemerintah segera mengeluarkan izin operasionalnya. Sehingga, warga bisa segera menempatinya.

“Setau kami, Rusunawa itu di peruntukan untuk warga miskin. Karena, biaya sewanya rendah, kalau saya sekarang masih ngontrak, makanya saya mau pindah kesana (Rusunawa Kertapati),”ujarnya.

Hal serupa diungkapkan warga lainnya, Ishak (32) mengatakan, sebagai kuli bangunan, ia tidak mampu untuk menyewa tempat kos atau kontrakan. Karena, biayanya mahal-mahal. “Kalau Rusunawa kan sewanya tidak mahal, jadi kami bisa terbantu,”katanya.

Menurut Ishak, warga yang mendaftar untuk menyewa Rusunawa tersebut sudah banyak. Jadi menurutnya, Pemerintah tidak perlu lagi menunda-nunda peresmiannya.

“Yah harus segera dioperasionalkan, sehingga warga yang sudah mendaftar tidak perlu menunggu lama,” harapnya.

Menanggapi hal itu, Direktur Operasional PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J), Ahmad Nopan mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu pelimpahan operasional Rusunawa dari Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya (PUCK) Palembang ke PT SP2J.

“Kami sudah kirim suart ke Dinas PUCK Palembang, tapi belum ada balasan. Kami harap, warga yang sudah mendaftar dapat lebih bersabar,”imbuhnya.

Nopan menyebutkan, Rusunawa Kertapati tersebut terdiri dari 8 lantai dengan 300 kamar. Sementara masyarakat yang sudah mendaftar lebih kurang 100 kepala keluarga (KK).

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat Rusunawa itu bisa segera dioperasionalkan. Karena, kami sudah meminta kepada Plt Wali Kota Palembang untuk segera melimpahkan pengelolaan Rusunawa ke PT SP2J,”sebutnya.

Ditanya mengenai tarif sewa Rusunawa Kertapati ? Nopan menjawab, kemungkinan biaya sewanya sama dengan Rusunawa Kasnariansyah yakni, Rp 250 ribu untuk lantai dasar dan Rp 150 ribu untuk lantai dua hingga lantai 8 setiap bulannya.

“Saya rasa sama, karena untuk tarif sewa itu sudah ditetapkan dalam Peraturan Wali Kota (Perwali),” ujarnya.

 

TEKS       : ALAM TRIE MARSATA

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com