UU Perindag Baru Diubah Setelah 30 Tahun

13 total views, 3 views today

Aktivitas bongkar Muat Peti Kemas. | Foto ; Bagus Kurniawan KS

Ilustrasi Aktivitas bongkar Muat Peti Kemas. | Foto ; Bagus Kurniawan KS

PALEMBANG – Setelah 30 tahun Undang-undang mengenai perindustrian dan perdagangan baru kembali diubah. Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Sumsel pun ikut terasa efek tersebut, karena hal itu bisa meningkatkan peranan industri dan usaha bagi pendapatan daerah.

Kepala Disperindag Sumsel, Permana mengakui, selama UU tersebut belum pernah diubah mengakibatkan perindustrian dan perdagangan dalam negeri dirasa kurang menguntungkan bagi masyarakat Indonesia.

“Undang-undangnya sudah diperbarui sejak Januari 2014 lalu. Yaitu, UU Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian dan UU Nomor 7 tahun 2014 tentang Perdagangan,” kata Permana saat diwawancarai di Kantornya, belum lama ini.

Permana mengungkapkan, dalam 30 tahun terakhir, sudah banyak sekali hal-hal yang terjadi seperti monopoli perdagangan, yang belum tertuang, baik dalam UU perindustrian maupun perdagangan. Namun setelah muncul UU baru, pihaknya bisa menyusun lagi strategi untuk menguatkan sektor perindustrian dan.

Salah satu fokus Disperindag Sumsel, adalah menambah sumber daya manusia (SDM) penyidik dan pegawai unit takar timbang penera (UTTP), yang selama ini tidak dimiliki oleh Disperindag kabupaten/kota. Saat ini, Permana mengakui, baru Disperindag Lubuk Linggau saja yang memiliki penyidik dan pegawai UTTP.

“Sisanya Disperindag 16 Kabupaten/Kota, tidak memiliki staf penyidik dan UTTP. Peran penyidik ini krusial untuk kegiatan pengawasan kualitas barang, pengecekan SNI, dan barang impor ekspor. Dan UTTP sendiri besar peranannya dalam mengecek, misalnya, takaran dispenser SPBU, meteran air, dan seluruh hal yang berkaitan dengan metrologi,” lanjut Permana.

UU perindustrian dan perdagangan yangg baru ini dijelaskan Permana, merupakan regulasi yang mengatur kebijakan perdagangan dan perindustrian, kemudahan eksportir, perlakuan terhadap barang-barang khusus, dan peningkatan SDM Disperindag itu sendiri sebagai pelaksana industri dan perdagangan di daerah.

Peningkatan pengawasan dalam kegiatan industri dan perdagangan, diharapkan dapat meningkatkan pendapatan daerah dari sektor tersebut, terutama peningkatan ekspor sebesar-besarnya. Serta meningkatkan kepuasan masyarakat sebagai konsumen karena semakin baik pengawasan, mutu barang pun semakin bagus.

 

TEKS       : IMAM MAHFUZ

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL


TAG



Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com