Pelaku Pembunuhan Anggota Yonkav Karang Endah Terima Keputusan Hakim

 95 total views,  3 views today

Sidang putusan kedua tersangka.| Dok KS

Sidang putusan kedua tersangka Pembunuhan. Lin (20) dan Rizal (50)| Dok KS

MUARAENIM – Akhirnya, Iin Anggara (20) divonis penjara 20 tahun dan Rizal Effendi (50), divonis penjara 9 tahun. Dua orang warga Karang Endah, Kecamatan Gelumbang, Muaraenim ini,sebelumnya telah melakukan pembunuhan terhadap Sertu Chandra Satri Tobing dan pengeroyokan kepada Praka Heri Mujiono, keduanya dari kesatuan Yon Kavelari (Yonkav) 5 Serbu Karang Endah, Muaraenim.

Kedua anggota TNI tersebut, dibacok kedua pelaku yang merupakan pencuri getah karet di kawasan PTPN 7 unit usaha Beringin Kecamatan Lubai Ulu, Kabupaten Muaraenim, pada 23 Juli 2015 lalu.

Berdasarkan pantauan Kabar Sumatera saat sidang, dalam putusan sidang, terdakwa Iin dinyatakan bersalah karena telah melakukan pembunuhan dengan menciderai korban, sehingga luka berat yang menyebabkan korban candra meninggal,untuk itu ia di jatuhkan vonis selama 20 tahun penjara dari tuntutan selama 15 tahun.

Sedangkan, untuk pelaku Rizal Effendi (50) sang ayah, lantaran telah melakukan peran yang sama dan sebagai orang tua terdakwa Iin turut mendukung perbuatan terdakwa Lin dalam melakukan perbuatannya, divonis selama 9 tahun penjara dari tuntutan 8 tahun.

Menurut Majelis Hakim, kedua terdakwa divonis hukuman lebih berat dari tuntutan semula dikarenakan pertimbangan hakim sesuai tuntutan jaksa, dimana tuntutan secara kumulatif, yaitu dakwaan kesatu primair 338 dan kedua 170, dan majelis hakim menganggap keduanya terbukti.

Selain itu juga, akibat perbuatan keduanya telah menimbulkan luka yang mendalam bagi keluarga korban, kesatuan, dan juga pelaku mengetahui korban adalah anggota TNI.

Terhadap hasil keputusan sidang Kajari Muaraenim melalui Kasi Pidum, Rintonga SH didampingi JPU Mirsa Rizal dan Fedrik Adhar Syaripudin mengatakan pihaknya masih pikir-pikir dahulu hingga 7 hari kedepan.

“Dikarenakan tim JPU harus melaporkan hasil sidang ini terlebih dahulu kepada pimpinan karena perkara ini adalah perkara penting dan menarik perhatian masyarakat,” katanya.

Sementara itu, dari pihak Korban yang diwakili Lettu Danu Dewa, Pasi Satu Intelijen Yonkav 5 Serbu Karang Endah Muaraenim mengatakan secara pribadi dan kesatuan pihaknya tidak menerima hasil keputusan sidang.

“Jujur kalau secara pribadi dan kesatuan ya tidak menerima, jujur Kalau kami maunya pelaku di hukum seberat-beratnya minimal hukuman seumur hidup,bila perlu hukuman mati. Namun kami menghormati hasil keputusan yang di lakukan oleh pengadilan sipil ini dan Undang-undang yang berlaku,” pungkasnya.

 

 

TEKS       : SISWANTO

EDITOR    : FJ ADJONG

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com