Dewan Pagaralam Dukung Pemberantasan Buta Aksara Al Quran

43 total views, 3 views today

 

 

Ilustrasi

Ilustrasi

PAGARALAM – Upaya mencerdaskan anak bangsa dan mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang handal, sejumlah sekolah yang berkomitmen dalam memberantas buta huruf Al Quran, tampaknya mulai mendapat respon dari kalangan legislatif.

Kasno Pandri Tohari, anggota DPRD Kota Pagaralam, Fraksi Gabungan Keadilan Persatuan, mengusulkan adanya pemberantasan buta huruf Al Qquran bagi siswa sekolah dasar dan diajukan agar menjadi peraturan daerah tersendiri.

“Ya, sangat penting penguasaan dan pemahaman dalam membaca dan menulis Al Quran. Kami meminta agar Pemerintah Kota Pagaralam dapat merealisasikan program pemberantasan buta huruf Al Quran bagi siswa SD,” katanya, kemarin.

Ditambahkan anggota Fraksi Gabungan lainnya, Ustad Kadino, hal itu perlu diimbau kembali mengingat mayoritas masyarakat Pagaralam adalah muslim.

“Pembinaan dan menghidupkan kembali TPA dan TKA perlu digalakkan lagi,” tegas Kadino yang juga pegiat keagamaan ini.

Menurutnya, sejauh ini telah tercatat ada 300-an TPA di Kota Pagaralam. Namun yang aktif, mungkin tidak sampai separuhnya.

“Kita upayakan agar sejumlah fasilitas dimaksud dapat dihidupkan kembali,” sambungnya.

Sebelumnya, ada beberapa sekolah yang mengadakan ekstra kurikuler Baca Tulis Al Quran (BTA) seperti Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Kota Pagaralam, para siswa diharapkan mampu dan pandai Baca Tulis Al Quran (BTA) setelah lulus.

Kepala SDN 3 Kota Pagaralam, Sutarmono melalui guru pembimbing Mulyadi Putra Anom mengatakan, pihak sekolah mengadakan dan memberikan pembinaan khusus kepada siswa setiap Minggu.

“Kami memberikan pembinaan khusus setiap pekan sebagai bahan pendukung dalam pencapaian target tersebut,” kata Mulyadi.

Melalui target tersebut lanjutnya, diharapkan agar seluruh siswa dapat mengikuti kegiatan tersebut.

“Melalui pembelajaran ini, kami mempunyai harapan besar agar siswa mampu dan pandai masalah BTA,” tegasnya seraya menjelaskan kegiatan dimaksud meliputi pembelajaran tajwid, iqra, baca serta menulis Alquran sesuai dengan kemampuan yang dimiliki anak-anak didik.

 

TEKS      : ANTONI STEFEN

TEKS      : FJ ADJONG





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com