Pangdam II Sriwijaya : Prajurit Terlibat Narkoba akan Dipecat

 565 total views,  10 views today

 Pangdam II Sriwijaya Mayor Jenderal TNI Iskandar M. Sahil. | Foto : Ferry Hotman

Pangdam II Sriwijaya Mayor Jenderal TNI Iskandar M. Sahil. | Foto : Ferry Hotman

PALEMBANG – Pangdam II Sriwijaya Mayor Jenderal TNI Iskandar M. Sahil tak main-main terhadap anggotanya yang terlibat narkoba. Bahkan, semua anggota dan jajaran PNS di lingkugan Kodam II Sriwijaya, membuat pakta integritas yang menyatakan diri, akan siap dipecat bila terlibat narkoba, tanpa melalui peradilan militer.

Sebab menurut Pangdam, efek narkoba sangat membahayakan, terutama terhadap kesadaran dan intelektualitas seseorang. Menurutnya, bila narkoba melibatkan anggota kesatuan TNI, sementara yang bersangkutan sedang berlatih menembak, hal itu sangat membahyakan.

“Salah sedikit, dia bisa salah tembak kalau terlibat narkoba. Makanya kita tegas terhadap prajurit yang terlibat narkoba kita pecat. Ibaratnya kalau dalam perang, lebih baik membunuh satu orang, daripada kalau kita biarkan orang itu akan membunuh banyak orang. Artinya dirinya lebih memilih sikap memecat satu anggota yang terlibat narkoba daripada membuat malu nama baik kesatuan TNI,” ujarnya, saat menerima Tim Redaksi Harian Umum Kabar Sumatera, kemarin (17/2).

Lebih lanjut, Pangdam II menegaskan kepada seluruh anggotanya, agar tidak berbuat nakal atau mengganggu masyarakat maupun anggota penegak hukum lainnya seperti Polisi. “Saya sudah jadi tentara 32 tahun. Masalah tentara nakal itu pribadi, tapi tetap saya tekankan tentara jangan berbuat nakal dengan masyarakat dan atau dengan aparat polisi. Intinya keselarasan sesama pimpinan harus dijaga dan tetap harmonis. Ketika pimpinan kesatuan tidak akur, maka pasti anggota tidak akur juga,” ungkapnya.

Terkait sikap tegas itu, Pangdam menceritakan tentang hukuman pemecatan terhadap prajurit TNI yang terlibat narkoba. Katanya, gagasan itu pernah tidak disetujui oleh Pangdam tempat dirinya bertugas. Namun, ketika ia memberikan penjelasan dampak narkoba, akhirnya Panglima sepakat. “Kalau dalam perang, lebih baik kita bunuh satu orang, daripada dia membunuh banyak orang nantinya. Salah satu oknum TNI sekali saja berbuat jahat, maka kebaikan kesatuan akan hilang. Satu oknum berbuat jelek maka masyarakat akan menilai kesatuan TNI jelek. Makanya tolong kasih tahu saja kepada saya atau kantor TNI terdekat seperti Kodim, Koramil dan lainnya, jika ada anggota TNI yang nakal,” jelasnya.

Terhadap media massa, Pangdam mengatakan, disamping melaksanakan perang, prajurit TNI juga sangat berkepentingan dengan peran media massa. Sebab melalui media, siapapun, termasuk prajurit TNI akan makin banyak mengetahui informasi.

“Dengan media, apa yang kami lakukan perlu diketahui masyarakat. Kalau dalam perang konvensional, kami yang tahu medan perang. Tapi perang inkonvensional, provokasi konflik antar warga, kami akan mengetahui dari media massa. Makanya peran media massa sangat penting. Dan apa saja yang kami lakukan, dan buruknya kesatuan TNI akan diketahui masyarakat melalui media. Makanya kalau nulis, yang kebetulan jelek ya silakan di tulis, tapi jangan besar-besar, kalau yang baik boleh dibesarkan. Selama ini terbalik, kalau oknum TNI melakukan hal buruk, langsung dijadikan headline, tapi kalau Pangdam menanam padi, dibuat kecil,” bebernya yang kemudian ditingkahi gelak tawa Tim redaksi dan jajaran Kodam II Sriwijaya. Acara audienci kemudian diakhiri ramah tamah dan foto bersama.

Senada dengan Pangdam II Sriwijaya, Komandan Korem Danrem Garuda Dempo Gapo (Danrem 044/Gapo) Kolonel Inf Suko Basuki mengatakan, prajurit Korem 044/Gapo tidak ada yang terlibat narkoba baik sebagai pemakai, pengedar maupun bandar narkoba. “Bagi yang terlibat narkoba, akan ditindak tegas yaitu dipecat. Hal itu disampaikan Danrem pada acara pengarahan yang dihadiri seluruh prajurit dan PNS Korem 044/Gapo beserta jajarannya (17/2) di lapangan Makorem 044/Gapo.

 

TEKS        : ARDHY FITRIANSYAH
EDITOR    : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster