Kelompok Tani di Kecamatan Pasemah Air Keruh Keluhkan Kinerja Penyuluh

 1,256 total views,  2 views today

EMPAT LAWANG – Sejumlah kelompok tani (Koptan) di Kecamatan Pasemah Air Keruh (Piker) mengeluhkan kinerja penyuluh pertanian perikanan dan perkebunan. Sebab, sejak beberapa tahun terakhir terkesan ogah-ogahan (malas, red) melaksanakan tugas. Bahkan, para penyuluh yang sudah berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) berdomisili di Ibukota Kabupaten.

“Kami bingung, ada tidak penyuluh di Paiker ini. Kok tidak pernah melaksanakan tugasnya,” cetus Ketua BPD Tanjung Beringin, Apriadi disela kunjungan kerja wabup Empat Lawang, kemarin (17/2).

Diakuinya, koptan di desanya sering kewalahan dalam pengelolaan pertanian, seperti pengajuan bantuan pupuk, insektisida dan produksi panen. Seyogyanya, jika ada penyuluh bisa memberi arahan kepada petani agar hasilnya maksimal.

“Jangankan menjalankan tugas, ketemu saja belum dengan penyuluh,” cetusnya.

Camat Paiker, Irtansi mengakui, masih banyak di bidang pertanian yakni petugas penyuluh pertanian yang belum efektif, padahal hampir semua wilayah Kecamatan Paiker adalah pertanian.

“Penyuluh penting, tapi sampai sekarang belum ada petugasnya. Mulut sudah berbusa tapi belum direalisasikan,”ujar Irtansi.

Sementara itu Wabup Empat Lawang H Syahril Hanafiah mengatakan, petugas penyuluh pertanian di Paiker ada namun belum terkoordinasi. Kedepan, penyuluh tersebut akan ditugaskan di Paiker dengan jangka waktu tertentu, mengingat petugas penyuluh pertanian kebanyakan bukan berdomisili di Paiker.

“Penyuluh-penyuluh merupakan mitra para petani. Nanti akan mereka akan diberi tempat di Paiker, kemungkinan mereka bertugas tidak mungkin setiap hari karena wilayah mereka banyak, mungkin di Paiker ini tiga hari,” jelas Syahril.

Secara terpisah Kepala Badan Penyuluh Pertanian Peternakan Perkebunan dan Ketahanan Pangan (BP4KP) H Fadhilah Marik melalui Sekretaris, Suan Amri tak menampik kinerja pertugas penyuluh belum efektif.

Ia memastikan, sudah ditempatkan 9 penyuluh di Kecamatan Paiker. “Ada petugas penyuluh 9 orang, 8 diantaranya PNS dan 1 petugas tercatat kontrak dengan SK dari Kementrian,” tukasnya.

 

TEKS        : SAUKANI

EDITOR    : FJ ADJONG

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster