Disiplin Merosot, Korem Gelar Latihan Permildas

 639 total views,  2 views today

Prajurit Korem 044/Gapo Unjuk Kebolehan Permildas. | Foto : Bagus Kurniawan

Prajurit Korem 044/Gapo Unjuk Kebolehan Permildas. | Foto : Bagus Kurniawan

PALEMBANG – Ratusan prajurit Korem 004/Gapo di Makorem 044/Gapo dari 8 pleton mengikuti Permildas baris berbaris (PBB). Prajurit tersebut berasal dari jajaran 7 Kodim se-Sumsel dan Batalyon 141/AYJP dan Badan Pelaksana Aju Korem 044/Gapo (Balak). Dimana setiap masing masing 1 pleton beranggotakan 30 orang.

Menurut Danrem 044/Gapo Kol Inf Suko Basuki didampingi Kapenrem Mayor Inf Dedi Sugiri, berdasarkan hasil evaluasi 2014, banyak kemerosotan disiplin terjadi oleh para prajurit. Sehingga pada 2015 sebagai tahun konsolidasi untuk meningkatkan disiplin prajurit agar tidak terjadi pelanggaran dan mengembalikan norma-norma dasar prajurit yang merupakan peraturan militer dasar (Permildas) digelarlah latihan tersebut. “Para prajurit ini kembali diajarkan PBB (Peraturan Baris Berbaris), PUDD (Peraturan Urusan Dinas Dalam), PDG (Peraturan Dinas Garnizun), PPM (Peraturan Penghormatan Militer), Tata Upacara Militer (TUM),” terang dia.

Materi peragaan yang dilaksanakan meliputi, tatacara apel, gerakan-gerakan dasar PBB dan PPM, penghormatan terhadap Perwira Tinggi, penghormatan terhadap atasan langsung, tatacara menghadap atasan di ruangan, tatacara serah terima jaga kesatrian dan tataracara jaga berjajar.

Acara itu digelar seiring kegiatan Danrem 044/Gapo Kolonel Inf Suko Basuki yang menerima Tim Pengawasan Permildas yang dipimpin oleh Kolonel Inf Khairully. Tujuannya dalam rangka pengawasan pembinaan latihan Permildas yang diperagakan oleh prajurit Yonif 141/AYJP dan disaksikan oleh perwakilan dari Kodim jajaran, Kimarem 044/Gapo dan SST Balak Aju Korem 044/Gapo.

Selanjutnya Danrem 044/Gapo menyampaikan, bahwa Permildas harus selalu direfresh dalam setiap kepala dan perbuatan prajurit, dimana Permildas tersebut terdiri dari PBB, PDG, PUDD, TUM dan PPM. “Itulah yang membedakan masyarakat sipil dengan tentara. Dimana tentara itu semuanya diatur dan aturannya. Kita setelah di Komando Kewilayahan mungkin lupa sehingga perlu harus di-refresh bagaimana cara menghormat,” ujarnya.

Penghormatan menurut Danrem, walaupun sesama kolonel berbeda perlakuannya. Diberukan Danrem, kalau prajurit melihat Kolonel Inf Khairully dan Kolonel Inf Afianto hormat sambil jalan, karena beliau merupakan atasan biasa. “Tetapi  kalau prajurit korem melihat saya, maka dia harus berhenti 6 langkah didepan saya menghadap penuh baru menghormat. Karena atasan saya adalah atasan langsung mereka. Sama kalau kita masuk ke penjagaan Korem kalau beliau masuk maka hanya hormat saja, sedangkan kalau saya masuk dia harus hormat dan lapor Ksatrian aman. Permildas harus melekat didalam jiwa dan sanubarinya prajurit dan harus diaplikasikan dalam pelaksanaan tugas,” ujarnya, dalam kegiatan peragaan Permildas, Selasa (17/2) di lapangan Makorem 044/Gapo yang dihadiri seluruh prajurit dan PNS Korem 044/Gapo.

Selain itu Kolonel Inf Khairully selaku Ketua Tim pengawasan Binlat Permildas Kodam II/Sriwijaya menyampaikan bahwa Kodam II/Sriwijaya memiliki satuan jajaran, seluruh Korem jajaran Kodam II/Sriwijaya sudah diterapkan seperti ini. Sehingga, dengan adanya Permildas ini, untuk penyegaran atau me-refresh supaya tidak lupa. Permildas ini menurut Danrem dilaksanakan di semua Korem jajaran Kodam II/Sriwijaya, mulai dari Korem 041/Gamas di Bengkulu, Korem 042/Gapu di Jambi, Korem 043/Gatam di Lampung dan Korem 044/Gapo di Palembang sehingga dibentuk 3 tim pengawasan Binlat Permildas antara lain Tim 1 berada di Korem 042/Gapu dan Korem 044/Gapo, Tim 2 pengawasan di Korem 041/Gamas di Bengkulu dan Tim 3 bergerak ke Korem 043/Gatam di Lampung.

 

TEKS         : ARDHY FITRIANSYAH

EDITOR     : IMRON SUPRIYADI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster