Wadokai Sumsel Gelar Ujian DAN Nasional

 1,200 total views,  2 views today

Ujian DAN di Aula Polresta | Foto : Bagus Kurniawan

Ujian DAN di Aula Polresta | Foto : Bagus Kurniawan

Palembang – Pengurus Daerah (Pengda) Wadokai Karate-do Sumatera Selatan menggelar ujian kenaikan tingkat DAN Nasional ke-IV di Aula Polresta, Palembang, 14-15 Februari 2015.

Ujian tersebut diikuti oleh 39 peserta yang meliputi kenaikan tingkat dari Kyu I (coklat) ke DAN I (sabuk hitam) sebanyak 33 orang. Kemudian dari DAN I ke DAN II (4 orang) serta dua orang mengkuti ujian DAN III.

Adapun sebagai tim penguji yakni Sensei Apriansyah, Wakil Ketua Dewan Guru PB Wadokai pusat, dan dibantu pula oleh Ketua Dewan Guru Wadokai Sumsel, Sensei Aliyudin Asral beserta jajarannya.

Ketua umum Wadokai Sumsel, Iskandar Sabani mengungkapkan, pada ujian DAN nasional kali ini kiranya Majelis Sabuk Hitam (MSH) bukan hanya bertambah secara kuantitas, namun ia mengharapkan para pemegang sabuk hitam ini bisa mengembangkan Wadokai Sumsel lebih luas lagi.

“Kalau sudah sabuk hitam, mereka wajib punya dojo sebagai upaya mengembangkan perguruan. Kita berharap juga pribadi mereka bisa lebih baik. Untuk dirinya sendiri bisa menjaga tingkat emosi dan menjaga nama baik perguruan di lingkungannya,” papar Benny, sapaan akrab Iskandar Sabani.

Seiring perkembangannya, Wadokai Sumsel menjadi salah satu perguruan yang cukup besar dan kian berkembang dari masa ke masa di bawah kepemimpinan Benny, yang didapuk sebagai ketua umum Pengda Wadokai Sumsel sejak 2007 silam.

Salah satu perguruan yang diakui dunia ini telah memiliki hampir 1000 anggota, yang tersebar di tiga kabupaten/kota di Sumsel dengan ratusan dojo (tempat latihan).

“Sekarang perguruan kita telah banyak berkembang di Ogan Ilir, OKI dan Palembang. Sekarang kita juga akan kembangkan di kabupaten Pali,” terang penyandang DAN V Wadokai itu.

Sementara itu, Ketua Dewan Guru Wadokai Sumsel, Aliyudin Asral menambahkan, sejak adanya kepengurusan baru Pengda Wadokai Sumsel 2007. Wadokai Sumsel telah memiliki sekitar 80 karateka yang menyandang sabuk hitam dengan grade mulai DAN I sampai DAN V.

“Sampai dengan ujian kali ini, jumlah pemegang sabuk hitam Wadokai Sumsel sekitar 80 orang,” ungkap karateke penyandang DAN V itu.

Terkait ujian DAN yang dilaksanakan akhir pekan lalu. Aliyudin mengungkapkan kalau kenaikan tingkat tersebut semata-mata untuk menambah kuantitas pelatih.

“Pada dasarnya tujuan ujian ini untuk mengembangkan perguruan. Jadi sebagai legitimasinya seorang pelatih, maka diadakanlah ujian ini, karena untuk menjadi pelatih itu minimal sabuk hitam (DAN I),” jelas karateka yang juga sekretaris Forki Sumsel itu.

 

TEKS      : IQBAL

Editor    : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster