Delapan Raperda Kota Pagaralam Diajukan ke Dewan

 302 total views,  2 views today

PAGARALAM – Upaya menyinergikan program pembangunan di Bumi Besemah ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam mengajukan delapan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Pagaralam yang disampaikan Walikota Pagaralam Hj Ida Fitrai Basjuni dalam Sidang Paripurna I, kemarin (16/2).

Prosesi sidang paripurna I tahun 2015 dibuka langsung Ketua DPRD Kota Pagaralam Ruslan Abdul Gani, sekitar pukul 09.30 WIB, didampingi Wakil Ketua I Dedy Standza, Wakil Ketua II M Fadli unsur Muspida, Sekwan H Kusaimi Yatif, anggota dewan, kepala SKPD serta undangan lainnya.

Walikota Pagaralam Hj Ida Fitriati Basjuni menyampaikan, sejumlah raperda yang diajukan ini tak lain untuk menyinergikan program pembangunan daerah dari masing-masing satker yang ada.

Tujuannya agar ada peraturan daerah dimaksud, bisa menjadi acuan serta pedoman sejumlah kegiatan.

“Pembenahan terus kita lakukan, salahsatunya dengan penyusunan raperda yang akan diajukan ini, tidak saja program kerja yang ada bisa berjalan sebagaimana mestinya dan mampu memberikan kontribusi kepada Pemerintah Kota Pagaralam yang mengarah kemajuan pembangunan yang menyentuh masyarakat,” harapnya.

Adapun delapan raperda yang diajukan kata Ida, di antaranya Raperda tentang Bangunan Gedung, Raperda tentang perubahan ketiga peraturan daerah Kota Pagaralam nomor 2 tahun 2006 tentang bantuan keuangan kepada Partai Politik, Raperda tentang tarif layanan rumah sakit badan layanan umum daerah Besemah Kota Pagaralam.

Raperda tentang pengelolaan ruang terbuka hijau, Raperda tentang pengelolaan pemakaman dan penyelenggaraan jenazah, Raperda tentang perubahan ketiga peraturan daerah Kota Pagaralam nomor 21 tahun 2010 tentang penyertaan modal daerah Kota Pagaralam pada PT Bank SumselBabel.

Raperda tentang pembangunan infrastruktur jalan linkar timur tahap I dengan pembayaran tahun jamak, Raperda tentang penyerahan pengelolaan dan aset bandar udara Kota Pagaralam ke Kementrian Perhubungan Republik Indonesia.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Pagaralam Ruslan Abdul Gani mengemukakan, sejumlah usulan raperda tersebut nantinya akan dibahas lebih lanjut oleh para anggota dewan.

“Mengenai akan disahkan atau tidak secara keseluruhan raperda yang diusulkan Pemkot Pagaralam, tentunya menunggu hasil keputusan rapat dari komisi ataupun fraksi,” katanya.

 

TEKS        : ANTONI STEFEN

EDITOR    : FJ ADJONG





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster