Yayasan Ilyasa Mulya Dirikan TPA dan Majlis Ta’lim

 332 total views,  2 views today

Salah satu pengajar tengah mengajari santri mengenal huruf Al-Quran. | Dok KS

Salah satu pengajar tengah mengajari santri mengenal huruf Al-Quran. | Dok KS

INDRALAYA – Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir (OI), terus gencar untuk memberantas buta huruf aksara Al-Quran di Ogan Ilir. Bahkan, Pemkab OI sudah mengeluarkan Peraturan daerah (Perda), tentang pemberantasan buta huruf Al-Quran, yakni Perda Tahun 2013.

Pelaksanaan memberantas buta aksara Al-Qur’an ini dimulai dari seluruh jenjang pendidikan mulai dari TK, TPA kemudian juga untuk SD dan SMP.

Yayasan Ilyasa Mulya, turut mendukung program pemerintah dengan mendirikan Taman Pendidikan Agama (TPA), yang berlokasi di Dusun I, Desa Meranjat, Indralaya Selatan, Ogan Ilir.

Selain TPA, program Yayasan Ilyasa Mulya yakni diadakannya Majlis Ta’lim untuk masyarakat sekitar.

Ketua Umum Yayasan Ilyasa Mulya yang juga Kepala Unit TPA, Ramlan Rojali S.Sos.I, mengatakan, ada dua program Yayasan Ilyasa Mulya dalam mendukung program Pemkab OI dalam memberantas buta aksara Al-Quran.

“Program pertama, kita dirikan TPA, khusus untuk anak 6-12 tahun. Lalu ada pengajian warga sekitar,” paparnya, kemarin.

Ramlan menambahkan, dalam pendidikan agama, ada beberapa mata pelajaran untuk santri lebih mengenal huruf Al-Quran.

“Ya, kita sudah siapkan mata pelajaran untuk santri atau santriwati kita untuk belajar agar mengenal Al-Quran,” ungkapnya.

Lanjutnya, selain belajar mengenal huruf Al-Quran, para santri juga diajarkan tentang praktek sholat, belajar akhlak. “Sudah menjadi kewajiban, bukan hanya tugas pemerintah, tapi juga tugas kita semua untuk peduli dengan ajaran Islam,” paparnya.

Sementara itu, lanjutnya, untuk Majlis Ta’lim, pihaknya menggelar satu bulan sekali. “Pengajian ini juga sangat perlu dilakukan agar masyarakat mengerti dan pahan tentang Islam. Intinya, kita sangat mendukung program pemerintah agar warga OI bebas dari buta aksara Al-Quran dan memiliki akhlaq yang baik sehingga terhindar dari perbuatan yang dilarang Allah SWT,” pungkansya.

 

Teks     : Junaedi Abdillah

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster