Capai Miliaran, “Jeruji Besi” Bayangi Pengelolaan Dana Desa

 194 total views,  2 views today

Ilustrasi | Ist

Ilustrasi | Ist

EMPAT LAWANG – Alokasi dana desa (ADD) mencapai Rp 1 miliar dijanjikan pemerintah pusat, membuat posisi jabatan kepala desa (Kades) di Kabupaten Empat Lawang kian menjadi rebutan.

Terkait ini Bupati Empat Lawang, H Budi Antoni Aljufri (HBA) menekankan, para bakal calon kades tidak berfikir ingin cepat kaya jika terpilih, jangan hanya berniat maju sebagai kades karena anggarannya mencapai Rp1 miliar.

Menurut HBA, ia banyak mendapat kabar para calon kades berniat hanya mengejar Anggaran Dana Desa (ADD).

“Rebutan jabatan kades cuma karena ADD besar, jangan harap setelah terpilih menjadi kades langsung turun uang miliaran. Lagi pula ADD tersebut disalurkan bertahap tidak langsung keseluruhan,” ungkap HBA pada pelantikan Penjabat Kepala Desa se-Empat Lawang, di Gedung Serba Guna, kemarin.

HBA mengingatkan, jabatan kades kedepan lebih sulit, dengan dana cukup besar kades wajib memahami betul tugas dan fungsinya. Terutama dalam pengelolaan anggaran.

“Ingat, pengelolaan dana desa dibayangi jeruji besi (penjara, red) jika tidak sesuai pertanggungjawabannya.

Empat Lawang tidak butuh orang picik, sebab menjadi seorang kades bukan untuk main-main. Kades salah satu unjung tombak pembangunan karena ia merupakan bupati kecil yang ada di desa.

Mantan Ketua DPRD Kabupaten Lahat tersebut berujar, Empat Lawang membutuhkan sosok pemimpin desa yang cerdas dan berjiwa membangun. “Cerdas dan mempunyai jiwa pemimpin yang membangun desa sendiri guna membuat Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati maju pesat,” imbuhnya.

HBA berasumsi, jika mencalon kades hanya mengharap anggaran, diprediksi banyak kades di Empat Lawang bakal masuk penjara. Sebab, membuat laporan APBDes bukan perkara mudah, dan itu harus dilaporkan ke bupati. Jika ada kejanggalan dan bupati tidak menerima hasil laporan tersebut, alamat bisa masuk penjara.

Ia menambahkan, jika ada yang ingin menjadi seorang kades, niatnya harus benar. “Itu yang harus diutamakan, karena dalam sekup apapun, namanya seorang pemimpin harus bekerja untuk rakyatnya, membangun daerah agar lebih maju, melakukan terobosan baru, melahirkan gagasan dan ide yang luar biasa, dan hal inilah yang diharapkan masyarakat banyak. “Empat Lawang membutuhkan kades seperti itu,” tukasnya.

 

TEKS       : SAUKANI

EDITOR   : FJ ADJONG

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster