Beredar Isu Bakso ‘Daging Babi’, Warga Lubuklinggau Heboh

 683 total views,  2 views today

Ilustrasi Bakso | Ist

Ilustrasi Bakso | Ist

LUBUKLINGGAU – Mengejutkan,saat ini isu adanya pedagang bakso menggunakan daging babi kian santer terdengar di telinga masyarakat Kota Lubuklinggau. Benar atau tidaknya hal tersebut tetap harus waspada sebelum membeli.

Informasi yang berhasil dihimpun Kabar Sumatera, isu bakso menggunakan daging haram bagi umat muslim tersebut beredar sejak Jumat lalu. Namun,hingga kemarin masyarakat belum mendapat informasi resmi dari pemerintah.

Bakso yang diduga mengandung daging babi dan boraks ini beralamat di Jalan Yos sudarso Kecamatan Lubuklinggau Timu I.

Salah seorang warga yang enggan namanya disebutkan kepada koran ini menginformasikan bahwa kabar tersebut datang dari temannya, dan temanya tersebut mendapat informasi dari rekanya yang bekerja di instansi pemerintah tersebut,dimana ia ikut andil dalam pengujian bakso mengandung daging babi dan boraks tersebut.

“Dapat info dari kawan dan kawan dapat info dari kawanyo yang kerja disitu dan dia langsung ikut menguji nya”ujarnya.

Mendapati info tersebut, sumber koran ini sudah mencoba menanyakan kebenaranya dengan instansi pemerintah tersebut,namun ditutup tutupi oleh instansi yang berkantor di Jalan Yos Sudarso Kelurahan Watervang Kecamatan Lubuklinggau Timur I itu.

“Sudah nanya sama kawan katanya emang tidak mau dipublikasikan dan kabarnya tukang bakso itu cuman dikasih surat peringatan,” keluhnya.

Jika memang ada benar adanya oknum pemerintah yang seakan menutupi kebenaran bakso daging babi dan mengandung boraks tersebut, maka kaasihanlah masyarakt yang ditipu dan mendapat dosa mengonsumsi bakso daging babi dan boraks tersebut.

Demi mendapat kebenaran akan kabar burung ini, Kabar Sumatera mencoba mengkonfirmasikan isu ini kepada Dinas Kesehatan Lubuklinggau.

Kepala Dinas Kesehatan Lubuklinggau, dr Nawawi Akib saat dikonfirmasi membantah adanya tim dari Dinkes Lubuklinggau yang mengambil sample bakso tersebut.

Dikatakanya, beberapa hari lalu ada seseorang yang membawa sample tersebut ke laboratorium Dinkes,namun pihaknya belum melakukan uji lab,dan belum memberikan hasil resmi uji lab tersebut.

“Ada orang yang membawanya, bukan tim kita yang turun kelapangan, mungkin ini ada kaitanya dengan persaingin bisnis (saling menjatuhkan.red). Sabar saja dulu nanti kalau sudah ada hasil saya kabari lagi, siang ini saya akan panggil tim lab dinkes,” kata Nawawi.

Dikhawatirkan, sample bakso yang dibawa ke lab Dinkes Lubuklinggau bukan bakso asli dari penjual yang dituduhkan,karena seseorang tersebut membawa bakso yang benar-benar positif daging babi yang diakuinya berasal dari salah satu pedagang di Lubuklinggau Timur I.

 

TEKS         : SRI PRADES

EDITOR     : FJ ADJONG





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster