Jalan Semrawut, Pramuka Bantu Atur Lalu Lintas di Tanjung Batu

 395 total views,  2 views today

INDERALAYA – Arus lalu lintas di Kawasan Sekitar Simpang Empat Tanjung Batu, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir (OI) akhir-akhir ini semakin semerawut.

Pasalnya, selain tidak adanya rambu-rabu khusus, ketidakdisiplinan pengendaran yang saling serobot juga menyebabkan lalu lintas semraut.

Selain itu, pada Senin dan Kamis, aktivitas penguna jalan kian meningkat disebabkan adanya aktivitas pasar yang lokasinya tak begitu jauh dari kawasan tersebut.

Anggota Pramuka setempat kerap membantu untuk mengatur lalu lintas agar lancar.

Anggota Pramuka saat sedang Membantu mengatur lalulintas. | Foto : Dok KS

Anggota Pramuka saat sedang Membantu mengatur lalulintas. | Foto : Dok KS

Suadi, Ketua RT 02, Kelurahan Tanjung Batu, mengatakan, sudah saatnya arus lalu lintas di kawasan perempatan jalan tersebut harus diperhatikan dengan seksama oleh berbagai pihak baik itu masyarakat, kepolisian maupun pihak sekolah.

“Bila perlu setiap jam-jam padat lalu lintas ditempatkan polisi sekolah untuk mengatur lalu lintas. Untuk itulah diminta kepada pihak sekolah terkait untuk membantu menangulangi permasalahan ini sehingga dampaknya tidak meluas apalagi sampai membahayakan keselamatan,” ucapnya

Suadi menambahkan, sebagai area jantung kota, kawasan persimpangan tersebut dikenal rawan. Apalagi ditahun-tahun sebelumnya angka kecelakaan meningkat cukup tinggi.

“Ini disebabkan tidak teraturnya lalu lintas di kawasan tersebut. Belum lagi anak-anak yang sering menerobos jalan pada saat jam pulang sekolah yang tentunya akan membahyakan bagi keselamatan mereka sendiri. Selain menempatkan para polisi sekolah tak salahnya kalau disana (kawasan simpang empat) dipasang rambu-rambu lalu lintas demi tertibnya para penguna jalan,” tuturnya.

Sementara itu, Wendi Saputra, warga sekitar menambahkan, tidak hanya padat, lalu lintas kawasan simpang empat juga dikenal masih semerawut.

“Walaupun tidak ada lagi aktivitas pedagang di simpang, tapi di lapangan masjid tetapi saat ini masih ada pedagang yang menjajakan dangangannya. Ini tentu saja sangat membahayakan bagi pengendara. Kami berharap, ada anggota polisi yang mengaturnya,” singkatnya

 

Teks     : Subhan Noviandi

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster