Hilangkan Kantuk, Supir Batubara Isap Sabu

 181 total views,  2 views today

HILANGKAN............Petugas saat menunjukan barang bukti sabu milik tersangka Dedi di Mapolda Sumsel, | Dok KS

HILANGKAN…………Petugas saat menunjukan barang bukti sabu milik tersangka Dedi di Mapolda Sumsel, | Dok KS

PALEMBANG – Berdalih untuk menghilangkan rasa kantuk lantaran pekerjaan sebagai supir truk batubara,Dedi Kusuma Admaja (33) nekat menghisap Sabu-sabu, namun sial petugas Satuan Narkoba Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel), yang sudah mendapatkan laporan masyarakat langsung meringkusnya, Kamis (12/1).

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, warga Jalan Alang-alang lebar, Lorong Panca, Kelurahan Srijaya, Kecamatan Alang-Alang lebar ini, harus merasakan dingginya tinggal dibalik jeruji penjara khusus narkoba Polda Sumsel.

Saat ditangkap di kawasan Jalan Brigadir, Lorong Gemilang, Kecamatan Sukarame Palembang, petugas menyita barang bukti 12 paket kecil seberat 2 gram, seharga Rp 2.400.000, satu unit Handphone dan satu korek api.

Dari informasi yang berhasil dihimpun penagkapan Dedi berawal dari adanya laporan masyarakat yang diterima Polda Sumsel jika tersangka sering melakukan bertransaksi dan kerap mengkonsumsi sabu.

Berdasarkan informasi tersebut Polda Sumsel, melalui Subdit III Direktorat Narkoba Polda Sumsel langsung menindak lanjuti laporan tersebut, alhasil setelah melakukan penyelidikan anggota berhasil mengamankan tersangka, tersangka Dedi berhasil diringkus dengan modus undercover yang dilakukan oleh petugas.

Diakui Dedi, jika dirinya mendapatkan sabu tersebut dari Haris (DPO), dirinya sudah lima kali membeli sabu dari Haris. “Sudah 5 kali saya beli sabu dengan dia (Haris-red), saya beli dengan dia secara patungan dengan lima kawan seprofesi saya,” kata Dedi.

Dilanjutkan Dedi jika dirinya tidak pernah menjual sabu tersebut, Dedi beserta rekan-rekanya membeli sabu tersebut untuk dikonsumsinya sendiri sepulang kerja, sabu itu di gunakan sebagai doping agar saat kerja lembur dirinya tidak merasa capek dan tidak mengantuk.

Sementara itu Direktur Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Deddy, melalui Kasubdit III Direktorat Narkoba Polda Sumsel, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Ricard Pakpahan jika penagkapan pelaku dilakukan dengan cara undercover.

“Tersangka dan barang bukti sudah kita amankan di Polda Sumsel, untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya pelaku kita jerat dengan pasal 112 KUHP tentang narkoba,” tukas perwira yang berpangkat melati du ini.

 

Teks     : Oscar Ryzal

Editor    : Junaedi Abdillah

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster