Harga Sembako di Kota Pagaralam Masih Tinggi

 341 total views,  2 views today

PAGARALAM – Menjelang perayaan Imlek, sejumlah harga kebutuhan pokok masih tinggi. Seperti harga minyak sayur saat ini Rp10.000 per kilo sebelumnya Rp8.500. Kemudian harga gula semula Rp 9.000 menjadi Rp11.000 perkilo, gendum Rp7.500, sagu Rp7.000.

Lalu telor satu karpet Rp.37.000, sebelumnya Rp.35.000. Selanjutnya harga bawang merah Rp. 17.000, bawang putih Rp. 14.000, teri Rp. 50.000 perkilo.

“Sementara harga beras, saat ini naik Rp. 1.000 perkilonya menjadi Rp. 11.000 per kilogramnya,” kata Yansuri pedagang sembako di kawasan Pasar Seghepat Seghendi, kemarin (13/2).

Menurutnya, sejumlah harga kebutuhan pokok belum stabil, kemungkinan akan normal usai perayaan imlek.

“Kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok bukan akal-akalan pedagang, tapi memang sudah naik dari tingkat agen,” katanya.

Hal senada dijelaskan Ateng, salah seorang agen sembako di Pagaralam, kenaikan harga sembako sudah berlangsung sejak satu bulan terakhir. begitu pula pasokan yang ada mayoritas didatangkan dari luar daerah, seperti Palembang, Lampung dan Bengkulu.

“Sebagian besar sejumlah kebutuhan pokok didatangkan dari berbagai luar daerah. Sebab itulah harga di pasaran belum stabil,” singkatnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Pengelolaan Pasar (Disperindagkop UKM PP) Kota Pagaralam, Rahmat Madroh mengemukakan, kenaikan sejumlah harga barang sudah sesuai mekanisme pasar.

“Meski begitu, kami senantiasa melakukan pengawasan terhadap pergerakan harga barang kebutuhan pokok,” ujarnya seraya menjelaskan kenaikan harga saat ini dinilai belum begitu mencolok dan diharapkan agar para pedagang tidak menaikan harga sejumlah kebutuhan pokok secara sepihak.

 

TEKS       : ANTONI STEFEN

EDITOR   : FJ ADJONG

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster