Manis Lengket Kue Imlek

 977 total views,  4 views today

Hari raya Imlek selalu mempunyai ciri khas tersendiri dengan macam-macam hidangannya, tak terkecuali dengan kue khas yang manis dan lengket. |  Ist

Hari raya Imlek selalu mempunyai ciri khas tersendiri dengan macam-macam hidangannya, tak terkecuali dengan kue khas yang manis dan lengket. | Ist

PALEMBANG – Hari raya Imlek selalu mempunyai ciri khas tersendiri dengan macam-macam hidangannya, tak terkecuali dengan kue khas yang manis dan lengket. Kue yang punya nama Asli Ni Kue ini punya arti sebagai kue tahunan, kue ini juga sering di sebut kue keranjang, dan tidak bakal rusak jika di simpan sampai berbulan-bulan.

“Ni Kue, artinya kue tahunan, Ni artinya tahun dan kue itu makanan, bisa dibilang juga sebagai kue tahunan, simpan sampai setengah tahun juga tidak rusak, simpannya juga di tempat yang kering,” ujar Biksu Lian Yuan, Kamis (12/2).

Kue yang berbentuk bundar pipih seperti gila merah ini juga mempunyai makna tersendiri, dengan bahan-bahannya juga cara penyajiannya.

“Warna dan bentuknya persis gula merah, rasanya juga manis dan kue ini cendrung lengket, karena kue ini terbuat dari tepung beras, makna nya sederhana, supaya membuat keluarga kita menjadi harmonis dan lengket, dengan kata lain, kekeluargaannya tetap erat,” ucapnya.

Cara penyajiannya yang juga cukup sederhana, membuat kue ini menjadi sangat gurih ketika dinikmati, tapi kebanyakan orang kue ini hanya digunakan untuk sembahyang pada saat Imlek.

“Kita iris saja tipis-tipis, terus goreng sengan telur, inti rasanya bisa seperti pisang goreng, sekarang juga sudah bisa di makan menggunakan kelapa parut, jadi rasanya seperti ongol-ongol. Selain itu kue ini memang kue yang biasa untuk sembahyang saat imlek,” tuturnya.

Mega, penjual Ni Kue atau Kue Keranjang di Pasar Buah juga mengatakan, penjualan kue keranjang untuk dua minggu ini cukup ramai, sudah lebih dari seratus paket terjual.

“Lumayan, seratus paket lebih,  karena memang kue ini dicari saat jelang Imlek, adanya kue ini juga pasti saat jelang Imlek, satu paket ada yang isi dua juga ada yang empat, dan harga nya berbeda mulai dari Rp45 ribu sampai Rp50 ribu,” jelas Mega.

Selain ada yang dijual paket, kue ini juga ada yang dijual satuan dan sesuai dengan ukurannya. Tidak hanya dari Palembang, kue ini pun ada yang dari medan.

“Yang satuan ada, kemungkinan harganya juga lebih murah, kue ini juga ada yang dari medan dan rasanya lebih enak, karena itu harganya agak lebih mahal,” tandasnya.

 

TEKS         : YUNI DANIATI

EDITOR     : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster