Hendak Menumpang, Anak Punk Tewas Terlindas Fuso

 322 total views,  2 views today

ilustrasi

ilustrasi

PALEMABANG – Komunitas anak punk adalah sebuah fenomena sosial yang tengah mewabah diseluruh kota-kota besar di Indonesia tidak terkecuali di Kota Palembang. Mereka berada di pusat-pusat kota dengan penampilannya yang ekstrim.

Rambut mohawk ala suku Indian (rambut paku) dengan warna-warni yang terang/menyolok, membuat setiap mata yang memandang merasa ganjil, curiga, dan menyeramkan.

Kamis (12/2), seorang anak Punk tewas akibat terlindas mobil Fuso di Jalan Soekarno Hatta menuju arah Jalan Alamsyah Ratu Prawira Negara Bypass Musi II sekitar pukul 17.30 WIB atau saat hujan mulai reda. Tampak pula warga yang ada disekelilingnya berteriak histris saat melihat kejadian mengenaskan itu.

“Yang saya lihat, orang-orang spontan langsung mendekati si korban. Ya, ramai sekali warga ikut ke sana. Tubuh korban juga hancur,” kata Efriadi, petugas Polantas.

Efriadi menjelaskan, kejadian terlindasnya anak punk ini begitu cepat. Seketika warga beramai-ramai mendekati bahu jalan.

Ya, sayapun jadi penasaran. Saya kira dia jatuh dari mobil lalu terlindas mobil Fuso dari belakang. Saya sempat mau ambil fotonya, tapi karena kondisi korba yang hancur jadi takut saya pun langsung berangkat kerja. Kemungkinan si korban yang tak tahu indentitasnya itu dilarikan ke Rumah Sakit Muhamad Husein Palembang,” Efriadi menjelaskan kepada Kabar Sumatera di Simpang perumnas Talang Kelapa Palembang, Kamis (12/2) pukul 18.00 WIB.

Ghufron, saksi mata yang saat itu berada di tempat kejadian menuturkan, ia sempat tak kuat melihat langsung tubuh korban usai dilindas fuso.

“Aku lihat mayat anak punk itu sudah tergeletak di tengah jalan dengan kondisi tubuh hancur. Sedangkan anak punk yang lainnya mengejar sopir Fuso yang menambrak korban, lalu mereka memukulinya, tapi karena banyak warga yang melihat kejadian itu, perkelahian antara anak punk dengan sopir fuso dipisahkan warga. Aku pun sempat mau ambil foto, tapi tidak sangup melihat kondisi korban. Akibat kejadian ini arah bandara menuju Musi II macet,” Tutup Ghufron.

 

TEKS       : CANDRA WAHYUDI

EDITOR    : RINALDI SYAHRIL

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster