Bareskrim Didesak Proses Kasus Rusdi Tahar

 283 total views,  2 views today

PALEMBANG – Dugaan kasus pencucian uang atau money laundering yang dilakukan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Ogan Ilir (OI) Rusdi Tahar alias Rutah, kembali mencuat. Bareskrim didesak untuk mengungkap kasus yang sudah setahun lalu dilaporkan.

Kasus itu sendiri sebelumnya dilaporkan dosen Kopertis Wilayah I di Jakarta, Safiudin ke Polda Metro Jaya pada 17 Mei tahun lalu. Saat itu dia turut melibatkan diri bersaing menjadi wakil rakyat di pusat dengan mencalonkan diri di wilayah Sumsel.

Kasus ini, kembali dipertanyakan lantaran tidak ada perkembangan sama sekali hingga saat ini.

Meski sudah berjalan sejak Oktober 2014 lalu, Rusdi yang dilaporkan karena telah menyelewengkan uang sebesar Rp450 Juta untuk kepentingan memenangkan beberapa nama calon legislatif (Caleg) pada pemilihan legislatif (Pileg) itu, belum juga ditetapkan sebagai tersangka.

Hal inilah yang akhirnya membawa puluhan orang yang tergabung dalam Aliansi Sumatera Selatan (Sumsel) mendatangi Gedung Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri, Jakarta, Rabu (11/2).

Miftahul Firdaus, seorang aktivis asal Sumsel mengatakan, Aliansi Sumsel mempertanyakan perkembangan kasus penipuan aliran dana Pileg 2014 yang dilakukan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumsel itu.

Bahkan, massa mendesak Mabes Polri untuk kooperatif dalam memproses kasus tersebut. Massa meminta Mabes Polri memperlihatkan kredibilitas dan ketegasan dalam penanganan kasus hukum yang melibatkan anggota legislatif dan segera menetapkan Rusdi Tahar sebagai tersangka.

“Di mata hukum semua sama, tanpa pengecualian. Keadilan harus ditegakkan. Kami berharap kasus ini diusut tuntas dan pelaku harus di tindak tegas,” ungkap Firdaus singkat saat dihubungi via telepon, Kamis (12/2).

“Yang pasti, Aliansi Sumsel Menggugat akan melakukan Presure. Dan percaya kedepan akan ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian, karena secara hukum tidak ada yang kebal. Dan secara sosial ini pertaruhan nama baik Bareskrim Polri ” tegas Firdaus.

Dirinya juga optimistis kasus tersebut akan ditanggapi dengan baik karena seluruh gerakan aktivis di Jakarta dan Sumsel telah bergerak.

 

TEKS        : ARDHY FITRIANSYAH

EDITOR    : FJ ADJONG





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster