Terkait Bantuan Bibit dan Pendataan Sawah, Bupati Ogan Ilir “Semprot” Kadis Pertanian

89 total views, 3 views today

Bupati Ogan Ilir, H. Mawardi Yahya. | Foto : Joen KS

Bupati Ogan Ilir, H. Mawardi Yahya. | Foto : Joen KS

INDRALAYA – Lantaran belum adanya data pasti luas lahan dan nama pemilik di Kabupaten Ogan Ilir, serta adanya permasalahan terkait penyaluran pupuk, Bupati OI H. Mawardi Yahya sempat kecewa dengan kinerja Dinas Pertanian (Disnakan), maupun Badan Penyuluhan Pangan.

Hal tersebut dituangkan saat sambutan dalam acara acara koordinasi dan pembekalan penyuluh dan petani yang berlangsung di gedung serba guna Tanjung Senai, kemarin.

“Kita minta data seluruh lahan dan pemiliknya. Harus jelas, baru bicara program kedepan. Data itu bukan rekayasa, tapi pasti mana lahannya dan siapa pemiliknya,” tegasnya.

Untuk itu, sambungnya, harus ada kerja sama antara Dinas Pertanian, Badan Penyuluhan, kades dan camat. “Kita juga akan dibandu oleh Koramil untuk memantau langsung pendataan tersebut,” ucapnya.

Bupati menambahkan, pendataan tersebut penting dilakukan untuk mendukung program Presiden Jokowi dimana dalam waktu tiga tahun kedepan Indonesia mencapai swasembada beras dan bisa kembali ekspor beras.

Ya, untuk mendukung program itu, kita (OI-red), harus menjadi suplus beras. Untuk itu, kita data dulu baru menjalankan program,” ucapnya.

Dirinya berharap, Ogan Ilir bisa menyumbang hasil beras bukan hanya di Sumsel, melainkan di Indonesia. “Alhamdulillah, kita kan sudah suplus terus, kedepan harus lebih suplus lagi,” tuturnya.

Lanjut Bupati, bekerja yang seriu dan sungguh-sungguh bukan hanya berlaku pada Dinas Pertanian saja, melainkan seluruh instansi di lingkungan Pemkab OI.

Acara tersebut dihadiri oleh Dandim 0204 OI/OKI, perwakilan Kementrian Pertanian, penyuluh dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Ogan Ilir.

Teks      : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com