Panitia Porprov Sumsel Antisipasi Atlet Sewaan

 657 total views,  6 views today

Logo Porprov Lubuklinggau

Logo Porprov Sumsel

PALEMBANG – Panitia Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X, Sumatera Selatan 2015 melarang keras setiap kabupaten/kota yang merekrut atau memutasi atlet dari daerah lain untuk memperkuat kontingen.

Mereka tidak mau kejadian serupa, pada Porprov ke-VIII/2005 dan IX/2010 terulang. Beberapa kontingen protes soal keabsahan atlet, lantaran ada diantara kabupaten/kota yang menurunkan atlet dari luar provinsi. Dengan kata lain, memberdayakan atlet sewaan demi mencapai prestasi terbaik.

Padahal, untuk diketahui, ajang olahraga empat tahunan ini diproyeksi untuk mengikuti Pra PON maupun PON. Dimana diharapkan setelah Porprov ini bisa bisa didapatkan atlet-atlet mumpuni yang kemudian menjadi aset Sumsel di ajang nasional.

“Kita harapkan jangan sampai kejadian seperti tahun lalu (2010) terjadi lagi. Makanya keabsahan harus putus sebelum pertandingan,” kata Musni Wijaya, ketua harian KONI Sumsel, Rabu (11/2) siang di Aula Sekretariat Koni Sumsel.

Musni berharap, bidang keabsahan tidak merusak jalan suatu pertandingan lantaran masih ada atlet yang bermasalah karena identitas palsu.

“Kalau bisa jangan sampai ada lagi protes setelah pertandingan. Kalau memang bidang keabsahan sudah lakukan penelitian dan bisa dipertanggung jawabkan, maka maka kita putuskan. Karena kalau mereka dapat medali maka sulit untuk menganulir,” urainya.

Sementara itu, ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Porprov X Sumsel 2015, Dhennie Zainal mengharapkan, bidang keabsahan atlet bisa berjalan dengan maksimal.

“Sebab kalau tidak, misalkan banyak protes dan sebagainya, pertandingan bisa molor, seharusnya tujuh jadi sepuluh hari,” ujarnya.

Selain itu, Dhennie menegaskan, surat keputusan tentang lapangan, cabang olahraga serta nomor perlombaan akan selesai pekan depan.

“Karena waktunya sudah mepet, jadi segera kita tentukan dan jangan berubah, rubah lagi,” tegasnya.

Di sisi lain, Ketua Deputi 1 Bidang Pertandingan Meirizal Usra mengungkapkan, jika SK venue, nomor serta cabor akan segera dituntaskan dan dibagikan ke setiap kontingan.

“Untuk buku panduan sudah kita selesaikan dan masih dalam proses pencetakan di percetakan. Secara umum bidang pertandingan tidak ada masalah tinggal koordinasi soal venue dengan pengurus cabor masing-masing,” urainya.

Sekadar informasi, Porprov ke-10 ini akan digelar di Lubuklinggau, 24-30 Mei 2015 dengan 24 cabang olahraga. Diantaranya, sepak bola, tinju, renang, atletik, bola voli, pencak silat dan karate.

 

TEKS        : IQBAL

Editor      : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster