Kiper Sriwijaya FC Cuek Soal Mentas di ISL

 512 total views,  2 views today

Dua  kiper muda Sriwijaya FC antara Yogi Triana dan Teja Paku Alam saat sesi latihan. | Foto ; Bagus Kurniawan

Dua kiper muda Sriwijaya FC Yogi Triana (Kiri) dan Teja Paku Alam(Kanan) saat sesi latihan. | Foto ; Bagus Kurniawan

PALEMBANG – Peluang dua kiper muda Sriwijaya FC antara Yogi Triana dan Teja Paku Alam untuk mentas di Indonesia Super League (ISL) 2015, tak terlepas dari kesiapan mental keduanya.

Siapa yang punya mental baik, maka dia yang akan menjadi pelapis dari kiper utama Dian Agus Prasetyo.

Menjadi kiper ketiga di Sriwijaya FC, peluang Teja Paku Alam untuk bermain reguler di setiap pertandingan bisa dikatakan sangat kecil. Selagi kedua kiper lainnya Dian Agus Prasetyo dan Yogi Triana masih dalam top performa alias tidak cedera ataupun tidak mendapat akumulasi kartu di ISL mendatang.

Teja, kemungkinan besar bakal menjadi penjaga gawang yang kerapkali duduk di tribun penonton kala rekan satu tim berjibaku di lapangan hijau.

Namun begitu, peluang bermain kiper asal Padang ini tetap terbuka. Dengan catatan, Teja harus melalui proses panjang dalam menyiapkan mental yang baik untuk mentas di ISL.

“Sebenarnya kalau dilihat dari teknik ketiga kiper ini, mereka sama saja. Tapi memang, mental yang baik sangat diperlukan ketika sudah main di ISL. Nah kalau kita lihat, Teja masih belum, dia masih butuh jam terbang lebih banyak untuk mengasah mentalnya. Ini cuma kalah pengalaman saja,” kata pelatih kiper Haryono.

Haryono pun mengatakan, selain kalah mental dari Yogi yang lebih dulu eksis di kancah ISL. Teja kalah tinggi dari postur tubuh.

“Yogi punya jangkauan lebih jauh karena posturnya yang lebih tinggi. Yogi juga sudah banyak pengalaman, karena sering bermain di ISL dan juga memperkuat timnas (U-23),” jelas Haryono lagi.

“Intinya, seorang pemain dikontrak klub itu jangan mikir main atau tidak , tetapi berlatihlah secara maksimal. Karena kami pelatih tidak menutup mata , siapa yang terbaik di dalam latihan, tentunya akan kita mainkan, seorang pemain juga harus sadar tentang itu,” paparnya.

Sementara itu, Teja Paku Alam mengatakan, dirinya tidak terlalu memikirkan soal peluang mendapat kesempatan menit bermain.

“Gak ada masalah soal diturunkan atau gak. Yang penting sekarang fokus latihan dan semangat. Fokus belajar lebih banyak sama senior, belajar, belajar dan belajar,” ungkap jebolan SFC U-21 itu.

 

TEKS      : IQBAL

Editor     : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster