Dua Bandar Sabu Dibekuk di Warnet

 1,042 total views,  2 views today

Kapolsek Iptu Iwan Gunawan, dan kanit Serse Ipda Zahirin sedang menunjukan barang bukti yang diamankan dari pelaku | Ist

Kapolsek Iptu Iwan Gunawan, dan kanit Serse Ipda Zahirin sedang menunjukan barang bukti yang diamankan dari pelaku | Ist

INDERALAYA – Sepak terjang M Rizal alias Sadam (24) dan Andre alias Sotoy (25) warga Desa Tanjung Atap, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir (OI), dalam berbisnis narkoba jenis sabu akhirnya terhenti.

Pasalnya, dua sahabat karib ini dibekuk petugas Polsek Tanjung Batu, Senin (9/2), sekitar pukul 12.00 WIB di sebuah warung internet (Warnet), di Desa Tanjung Atap tempat keduanya biasa mangkal.

Dari tangan keduanya, petugas menyita satu paket sabu seberat 0,52 gram, 1 paket ganja dan 2 butir ekstasi, uang tunai hasil penjualan Rp830 ribu serta alat hisap (bong) dan plastik di dalam bungkus rokok.

Guna pengembangan penyelidikan lebih lanjut, kedua pelaku bersama barang bukti langsung dibawa ke Mapolres Ogan Ilir.

Informasi yang berhasil dihimpun, penangkapan dua warga Tanjung Atap itu bermula dari laporan warga setempat yang diresahkan oleh ulah para pelaku yang sering mengedarkan narkoba diseputaran lingkungan warga.

Usai menerima laporan tersebut, petugas langsung turun ke lokasi yakni sebuah Warnet di Desa Tanjung Atap tempat biasa mangkal untuk bertransaksi.

Tanpa basa basi, petugas langsung menghampiri kedua pemuda yang dicurigai lantaran terkesan gugup. Petugas pun langsung melakukan penggeledahan.

Benar saja, petugas menemukan satu paket sabu seberat 0,52 gram seharga Rp600 ribu dan dua butir ineks dari tangan Sadam termasuk barang lain seperti timbangan, korek api gas, bong, pirek, dan uang tunai sebesar Rp850 ribu dalam bungkusan kantong plastik.

Sedangkan dari tangan Andre petugas berhasil menyita satu paket ganja siap pakai terselip dibungkus rokok.

Sementara itu, Kapolres Ogan Ilir, AKBP Asep JS melalui Kapolsek Tanjung Batu, AKP Iwan Gunawan, SH didampingi Kanit Reskrim Polsek Tanjung Batu, Ipda Zahirin membenarkan penangkapan pemakai dan pengedar narkoba tersebut oleh jajarannya.

“Kemarin (9/2), setelah menerima laporan dari masyarakat anggota kita langsung meluncur dan melakukan penggerebakan, karena sesuai dengan aduan dari masyarakat warnet tersebut sering menjadi tempat transaksi dan pesta narkoba, dalam penangkapan kedua pelaku tidak melakukan perlawanan dan cukup kooperatif, untuk pengembangan lebih lanjut sekarang Tsk dan BB langsung kita gelandang ke Mapolres OI,”  ujar Kapolsek.

Ia menambahkan kasus peredaran narkotika ini sudah dilimpahkan ke Sat Narkoba Polres OI untuk pengembangan.

“Para pelaku dapat dijerat UU Narkotika, yakni pasal 114 dan 112 ayat 1 jo 132 ayat 1, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 10 tahun,” tegasnya.

 

Teks    : Subhan Noviandi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster