Terkait Kasus Korupsi, Kadin PU OKU Selatan Kembali Diperiksa

 352 total views,  2 views today

PALEMBANG – Untuk segera memejahijauhkan Sudirman, Penyidik Subdit III Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel), masih berupaya melengkapi berkas pemeriksaan Koruptor pembangunan Jalan Jagaraga OKUS tersebut.

Untuk melengkapi berkas pemeriksaan terkait proyek pembangunan Jalan Jagaraga OKUS, pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas (Kadin) Pekerjaan Umum (PU) OKUS ini, kembali dipanggil penyidik Subdit III Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumsel, Senin (9/2).

Sudirman menjalani pemeriksaan di Gedung Ditreskrimsus Polda Sumsel selama satu jam. Dari pemeriksaan yang di jalani setidaknya puluhan pertanyaan yang diberikan penyidik dijawab oleh Sudirman secara komperhensif.

Kasubdit Tipikor Polda Sumsel Ajun Komisaris Besr Polisi (AKBP) Imran Amir, mengatakan pihaknya kembali memanggil Sudirman untuk melengkapi berkas pemeriksaan terkait proyek pembangunan Jalan Jagaraga OKU Selatan.

“Kita lakukan pemeriksaan tambahan, pemeriksaan kita lakukan hanya satu jam, dan pemeriksaan ini merupakan pemeriksaan terakhir sebelum berkas dilimpahkan kembali,” kata Imran.

Lanjut Imran, memang pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap Sudirman lebih dari satu kali, hal tersebut kita lakukan sesuai sesuai petunjuk jaksa. “Kita lengkapi berkas pemeriksaan sesuai petunjuk jaksa, untuk itu kita lakukan pemanggilan terhadap Sudirman secara berulang-ulang,” ujarnya.

Tambh Imran, jika berkas pemeriksaan sudah lengkap, maka pihaknya bakal kembali melimpahkan berkas tersebut agar tersangka bisa menjalani proses hukuman selanjutnya.

“Nanti setelah lengkap baru akan kita limpahkan, kami berharap dalam pelimpahan tersebut bisa langsung dinyatakan lengkap (P21) oleh pihak Kejati, agar berkas tersebut tidak bolak balik dan tidak banyak waktu yang terbuang,” ujar Imran.

Diungkapkn Imran jika berkas pemeriksaan Sudirman sudah lengkap maka selanjutnya penyidik akan melengkapi berkas dua tersangka lainya yakni W dan I yang sudah ditetapkan menjadi tersangka setelah Sudirman.

“Yang jelas kita upayakan pelengkapan berkas dan penyelesain kasus secepat mungkin, bukan hanya dalam kasus Proyek Jaga raga, namun semua kasus Tipikor yang ditangani Tipikor Polda Sumsel,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya tipikor proyek pembangunan Jalan Jagaraga menggunakan APBD 2011 senilai Rp36 miliar. Dari ulah oknum yang tidak bertanggung jawab negara mengalami kerugian mencapai Rp9 miliar lebih berdasarkan penghitungan BPK Sumsel.

Sementara dalam kasus ini sudah tiga orang yang menjalani sidang vonis yakni Maulana, Burhaenedi (PPTK), dan Khairul Amri (PPK). Sementara masih ada tiga tersangka yang berkasnya masih dilengkapi penyidik tipikor yakni Sudirman, I dan W.

 

Teks        : Oscar Ryzal

Editor      : Junaedi Abdillah

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster