Tambah Tenaga, Kuli Bangunan Konsumsi Sabu

 292 total views,  2 views today

PALEMBANG – Berdalih tenaganya habis terkuras setiap pulang berkerja sebagai kuli bangunan, Indra Nain (55) nekat mengkonsumsi sabu sebagai doping untuk menjaga kebugaran tubuhnya, namun sial saat Indra bekerja di kawasan tiga ilir, petugas yang sudah mengintai Indra lngsung meringkusnya, Minggu (8/2) pukul 22.00 WIB.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, warga Kompleks Azhar, Blok AJ, Kelurahan Kenten, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin ini, harus menjalani hari-harinya tinggal dibalik jeruji penjara Polda Sumsel.

Indra diamankan tidak jauh dari tempat kerjanya, dari pengamanan tersebut anggota berhasil mengamankan satu paket kecil shabu seharga Rp100 ribu, yang disimpan dalam satu buah dompet kecil, usai dibekuk Indra langsung digelandang ke Mapolda Sumsel guna pemeriksaan lebih lanjut.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, penangkapan Indra berawal dari adanya laporan masyarakat yang diterima Polda Sumsel jika tersangka sering mengonsumsi sabu-sabu.

Berdasarkan informasi tersebut Polda Sumsel, melalui Unit IV Subdit I Direktorat Narkoba Polda Sumsel langsung menindak lanjuti laporan tersebut. Dari penyelidikan yang dilakukan alhasil anggota berhasil mengamankan tersangka Indra.

Diakui Indra jika dirinya membeli sabu dari Yantok warga Kelurahan 14 Ilir, menurut pengakuanya dirinya baru satu kali membeli sabu-sabu. “Saya baru satu minggu mengonsumsi shabu, shabu itu saya gunakan untuk menghilangkan rasa lelah usai bekerja sebagai buruh bangunan,” kata Indra.

Dilanjutkan Indra  jika dirinya tidak pernah menjual sabu, sabu yang dirinya beli hanyalah untuk dikonsumsi sendiri tidak untuk dijual. “Saya paket Rp100 ribu dengan dia (Yantok) itu untuk saya pakai sendiri tidak untuk dijual,” pungkasnya saat gelar tersangka dan barang bukti.

Sementara itu Direktur Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Deddy, melalui Kasubdit I Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Syahril Musa mengatakan, diamanakannya tersangka berdasarkan informasi dari masyarakat jika tersangka sering melakukan transaksi sabu.

“Saat ini tersangka dan barang bukti sudah kita amankan di Mapolda Sumsel, tersangka kita jerat dengan pasal 112 dan 114 KUHP dengan ancaman penjara diatas 4 tahun penjara, sementara Pl masih dalam pengejaran,” tegas Syahril.

 

Teks        : Oscar Ryzal

Editor       : Junaedi Abdillah

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster