Sidang Kasus Asusila di Lahat Dijaga Ketat

 367 total views,  2 views today

Lahat – Setelah melalui beberapa kali sidang dalam mendengarkan keterangan saksi atas kasus dugaan asusila dengan tersangka Ramlan Fauzi (RF) di pengadilan negeri (PN) Lahat, Senin (9/2) kembali digelar sidang dengan agenda pemeriksaan saksi berkas yang terakhir kalinya,.

Berbeda dari sidang sebelumnya, penentuan nasib hukum Kakanmenag Kota Pagaralam ini diwarnai dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian. Hal Ini disebabkan, sebelum sidang berlangsung, berkembang isu tentang akan digelarnya aksi unjuk rasa pihak Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak Indoneesia (KPAI) Cabang Lahat.

“Memang tadi dikabarkan akan ada demo dari komisi perlindungan anak. Tapi, sampai saat ini tidak ada. Kebetulan sekarang sudah ada penjagaan dari pihak kepolisisan,” terang HR seorang panitera di PN Lahat.

Pantauan di lapangan, selama sidang berlangsung. Tampak sejumlah awak media menunggu di depan ruang sidang utama, dan juga tampak anggota polisi yang tengah berjaga. Tak jarang para pewarta pun berupaya untuk mendapatkan gambar dari sela sela pintu dan jendela ruang sidang.

Dikonfirmasi kepada salah seorang anggota KPAI Lahat Jefry Barbara, SH, belum dapat memastikan terkait adanya isu aksi demo pihaknya terhadap sidang tersebut. Namun menurut dia, jika memang akan diadakan demo. Tentunya pihak KPAI akan berkoordinasi terlebih dahulu.

“Belum, ah. Saya juga belum dapat konfirmasinya dari ketua, dan kalaupun akan ada aksi yang dimaksud. Tentunya kami akan adakan rapat terlebih dahulu,” kata Jefry.

Usai sidang, RF yang ditemani beberapa kerabatnya keluar dari ruang sidang dengan raut wajah yang sedikit kusut. Bahkan dirinya tak banyak memberikan komentar saat wartawan berusaha mewawancarainya.

“Ya Alhamdulillah”, cetus pimpinan salah satu pondok pesantren terkemuka di Kota Lahat ini, sembari menuju keluar halaman PN Lahat.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lahat Helmi, SH, MH didampingi Kasi Pidana Umum, Firdaus Affandi, SH, MH, melalui Jaksa Penuntut Umum (JPU) Erni Yusnita, SH mengatakan, sidang hari ini merupakan sidang ke-8 kalinya dalam menghadirkan saksi berkas perkara.

“Sidang hari ini, adalah pemeriksaan saksi berkas yang terakhir. Sedangkan sepekan kedepan, sidang dilanjutkan dengan agenda mendengarkan saksi yang meringankan tersangka RF,” jelas Erni, ditemui usai sidang dikejaksaan negeri lahat.

Untuk diketahui, RF merupakan tersangka tunggal atas kasus dugaan pencabulan terhadap sejumlah santri yang tinggal di salah satu pesantren di Kota Lahat beberapa waktu lalu. Kendati sakasi saksi yang memberatkan tersangka telah dimintai keterangan didepan majelis, namun pihak penyidik, sejak awal tidak melakukan penahanan terhadap RF.

Hal inilah yang mungkin mengundang pihak KPAI Lahat untuk angkat bicara dalam perjalanan sidang perkara ini berjalan.

 

TEKS         : JUMRA ZEFRI

EDITOR      : FJ ADJONG


TAG



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster