Kota Indralaya Di “bully” di Medsos, Ini Tanggapan Sekda

 2,013 total views,  2 views today

Ilustrasi Meme Indralaya di Media Sosilal | Ist

Ilustrasi Meme Indralaya di Media Sosilal | Ist

INDRALAYA – Saat ini, Kabupaten Ogan Ilir (OI), diakui belum memiliki trotoar di jalan Kota Indralaya dan sekitarnya. Hal ini lantaran Pemkab OI lebih fokus dalam membuka akses jalan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat sebagai daerah pemekaran.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda), Ogan Ilir, H. Sobli, menanggapi adanya kritikan (bully) di Media Sosial (Medsos), yang diangkat dalam pemberitaan disitus portal berita online.

Sekda menambahkan, sebagai daerah pemekaran dari Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), ada beberapa tahapan Pemkab OI dalam menunjang pembangunan.

Menurutnya, dalam tahap pertama lima tahun, Pemkab lebih memfokuskan membuka akses jalan-jalan desa yang terisolir dibeberapa tempat.

Ya, fokus kita pertama buka dulu akses jalan. Membangun infrastruktur jalan agar warga bisa melintas. Kita lihat, Pemulutan, Muara Kuang serta desa lainnya yang dulunya terisolir, kini sudah bisa dilintasi. Kita fokus buka akses jalan dulu baru penataan kota (trotoar –red),” ungkapnya, Senin (9/2).

Lanjut Sekda, pada lima tahun kedua, program yakni membangun sarana dan prasarana serta kantor Pemkab OI. “Alhamdulillah, kantor Pemkab OI sudah dibangun megah diatas lahan 80 ha. Perkantoran gedung DPRD OI, RSUD sekarang sudah dibangun,” paparnya.

Terkait dibangunnya trotoar, sambung Sekda, kedepan pasti akan dibangun trotoar yang masuk dalam program penataan kota.

“Pasti ada. Kedepan juga akan ada penataan kota agar lebih baik lagi. Selain trotoar ada lampu jalan dan lain-lain. Untuk kritikan kita ucapkan terima kasih karena sudah peduli terhadap Ogan Ilir,” paparnya.

Untuk diketahui, salah satu akun twiter portal berita di Sumsel memposting sebuah akun twiteer Seputar Indralaya @Kota_Indralaya memposting meme Comma Wiki. Dalam meme tersebut tertulis INDRALAYA : (n) : Adalah nama sebuah kota di Indonesia tanpa trotoar, serasa jauh ke tempat ini klo lagi kejebak macet. (V) : tempat favorite dikunjungi mahasiswa (mau-gak mau).

Tulisan tersebut berlatar belakang tugu perjuangan dan simpang jalan. Terlihat di sepanjang jalan tidak ada trotoar. Postingan tersebut kini menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Pemilik akun twitter Seputar Indralaya @Kota_Indralaya dalam akunnya juga sempat mengutarakan “dalam kalimat redaksinya dibuat “satu-satunya kota Indonesia”pdhl kan tidak demikian.mungkin salah satu iya,jgn dilebihkan,” demikian bunyi akunnya.

 

Teks    : Junaedi Abdillah

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster