Jalur Palembang-TAA Diambil Alih Pusat

 338 total views,  2 views today

Kondisi Jalan Palembang - TAA. | Foto : Bagus Kurniawan

Kondisi Jalan Palembang – TAA. | Foto : Bagus Kurniawan

PALEMBANG – Jalan sepanjang 56,5 KM dari Palembang-TAA, mulai tahun 2016 akan diambil alih menjadi jalan nasional mulai dari pemeliharaan dan perawatan jalan tersebut. Jalan yang selama ini merupakan jalan Provinsi Sumsel dan sempat dinyatakan quo, namun sekarang sudah dipatikan siap diperbaiki oleh pemerintah pusat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PU BM) Sumsel, Rizal Abdullah menerangkan, jika sebelumnya pusat telah mengambil alih Jalan Perintis Kemerdekaan-Ahmad Yani, Palembang sebagai jalan nasional. Maka tahun depan Jalan Palembang-TAA pun menjadi jalan nasional.

“Jalan provinsi yakni jalan Palembang-TAA akan menjadi jalan nasional tahun depan. Tahun ini jalan sepanjang 56,5 km ini masih masuk kedalam tanggungjawab kami,” kata dia diwawancarai, kemarin.

Pemilihan Jalur Palembang-TAA diambil alih nasional, dikarenan pemerintah pusat mengambil langkah menambah panjang jalan nasional. Ia menuturkan, pengalihan status jalan provinsi menjadi jalan nasional disebabkan sejumlah faktor, yakni jalan provinsi dan Kabupaten/Kota ini telah berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi.

“Beban lalu lintas kendaraan yang naik membutuhkan penanganan khusus dari pemerintah pusat, agar dapat terus dalam kondisi prima dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Kegiatan ekonomi sangat bergantung pada infrastruktur jalan,” ujar Rizal.

Hal itu juga sebagai upaya untuk memperbaiki jalan provinsi dan Kabupaten/Kota yang masih sering rusak.

“Kami sudah menerima pemberitahuannya. Tahun ini belum, tapi mulai berlaku tahun depan,” jelasnya.

Rizal menjelaskan, tahun ini pihaknya telah menggangarkan pemeliharaan dan perbaikan untuk jalan Palembang-TAA. Pemeliharaan jalan Palembang-TAA masuk kedalam penganggaran Dinas PU Bina Marga dengan total 70 ruas jalan.

“Secara total pemeliharaan jalan provinsi tahun ini sebesar Rp1.143.632.706.000 untuk 1.462,87 km. Ini dana dari APBD tahun anggaran 2015,” sebutnya.

Ia merincikan, panjang jalan efektif pembangunan sepanjang 111,05 km dengan dana Rp932.500.000.000. Ini termasuk peningkatan jalan dan jembatan. Sementara panjang jalan efektif pemeliharaan berkala jalan sepanjang 28 km dan panjang jalan efektif pemeliharaan rutin jalan sepanjang 1.323,8 km dengan dana Rp151.302.628.000.

“Ada sekitar 20 jembatan yang masuk kedalam pemeliharaan tahun ini. Tahun lalu ada 71 ruas jalan termasuk jalan A Yani, tapi karena sudah diambil jalan nasional jadi tidak lagi menjadi jalan provinsi,” pungkasnya.

 

TEKS         : IMAM MAHFUZ
EDITOR     : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster