Angkutan Batubara akan Diadukan ke Presiden !

18 total views, 3 views today

PALEMBANG – Anggota Komisi IV DPRD Sumsel Eddy Rianto dengan tegas mengatakan tidak ada lagi alasan angkutan truk batu bara melintas dijalan umum dan harus dihentikan semua. Semua yang mengizinkan batu bata melintas menurut diailegal meskipun terlihat resmi. Terlebih lagi makin banyak korban yang berjatuhan akibat angkutan batu bara tersebut. Dirinya pribadi juga mengusulkan untuk mengadukan masalah itu langsung kepada Presiden Jokowi, yang dianggap tak mampu diselesaikan oleh instansi terkait di Sumsel ini.

“UU Minerba dan Pergub/surat edaran Gubernur Sumsel sudah jelas tidak boleh melintas dijalan umum. Untuk kedepan tutup terlebih dahulu. Semua tidak diperbolehkan, dan semua yang sepertinya memiliki izin tersebut adalah ilegal,” kata Eddy Rianto yang juga merupakan Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Sumsel saat dibincangi,kemarin, (09/02).

Menanggapi kecelakaan terbaru yang terjadi di Kabupaten Prabumulih, Eddy menegaskan hukum harus diberlakukan dengan sewajarnya. Dimana seharusnya mobil angkutan dan sopir ditahan.

“Banyak kejadian yang menabrak tidak sampai kepengadilan. Dilema yang kerap terjadi. Hukum tetap ditegakkan,” tegas dia.

Dirinya juga mengajak rekan-rekan Komisi IV DPRD Sumsel menghadap langsung Presiden Jokowi, karena menilai permasalahan batu bara yang terjadi di Sumsel ini kebal hukum dan terkesan pembiaran.

“Semua intitusi di Sumsel ini tidak bisa menindak,artinya harus ketingkatan lebih tinggi.  Perusahaan disini juga seperti mengejar keuntungan bisnis mereka saja, PAD berapa besar, tak sesuai. Justru membuat banyak jalan rusak dan menimbulkan banyak korban, soal usulan menghadap Jokowi belum tahu disetujui rekan rekan atau tidak. Kemendagri sendiri mengatakan kebijakan daerah, namun tidak bisa diselesaikan,” tutup Eddy.

 

TEKS      : ARDHY FITRIANSYAH

EDITOR  : IMRON SUPRIYADI

 





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com