Ternak Liar di Kompel KPT Tanjung Senai akan Dikandangkan

 452 total views,  2 views today

Kerbau berada di jalan menuju perkantoran terpadu. | Foto : Joen KS

Kerbau berada di jalan menuju perkantoran terpadu. | Foto : Joen KS

INDERALAYA – Meski sudah beberapa kali dihimbau, namun puluhan ekor ternak baik sapi maupun kerbau masih saja berkeliaran di jalan umum dan bahkan area Komplek Perkantoran Terpadu (KPT), Pemerintah Kabupaten (Pemkab), Ogan Ilir (OI), Tanjung Senai, Indralaya.

Satuan Polisi (Satpol), Pamong Preaja (PP), Ogan Ilir, berencana akan mengkandangkan seluruh ternak jika pemiliknya masih membandel.

Kasat Pol PP Pemkab O,I Ibnu Hardi, mengatakan, pihaknya sudah berkali-kali menghimbau kepada para pemilik ternak melalui Camat dan Kades untuk  tidak meliarkan hewan kerbau tersebut dijalanan umum .

“Kita sudah melakukan sosialisasi Perda Hewan No 33 Tahun 2005 kepada seluruh masyarakat yang memiliki hewan ternak kaki empat, tapi tetap saja usaha yang dilakukan tidak  diindahkan,’’ ujar Ibnu Hardi, kemarin.

Memang, pihaknya berencana untuk melakukan penangkapan terhadap hewan kerbau, sapi maupun kambing yang diliarkan, namun masalahnya, tidak ada tempat penampungannya.

“Kalau kita menangkap hewan tersebut, tentu harus dikandangkan, nah kita sendiri tidak ada kandangnya, memang rencananya kita akan membuat kandang , bila suatu saat petugas kita menangkap hewan kaki empat yang diliarkan, sebab hewan tersebut bukannya satu, melainkan jumlahnya banyak,’’ ucapnya.

Selain itu, kata Ibnu Hardi, jika menangkap hewan tersebut, lalu dikandangkan, jedah waktunya hanya 1×24 jam, artinya saat hewan  itu ditangkap, maka  yang memberikan makanannya, tanggungjawab petugas yang menangkapnya, sebab kalau sakit hingga akhirnya mati , terpaksa harus menggantinya.

’’Kalau hewan itu kita tangkap dan dikandangkan dalam 1×24 jam itu tanggungjawab kita, nah kalau hewan itu mati, pemilik hewan bisa menuntut kita,’’ ujarnya serba salah.

Untuk itu, pihaknya masih memberikan toleransi dan kesadaran kepada pemilik hewan, untuk mengkandangkan hewan ternaknya, untuk tidak diliarkan di tempat umum

 

Teks          : Junaedi Abdillah

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster