Pelajar Lubuklinggau Bangga Jadi Jurnalis

 267 total views,  2 views today

Pelajar SMA Negeri 1 Lubuklinggau, saat menjalankan tugas jurnalistik sekolah,mereka mewawancarai anggota DPRD Sumsel, Hasbi Asadiki mengenai narkoba dan kriminalitas di Lubuklinggau. | Foto : Sri Pradez

Pelajar SMA Negeri 1 Lubuklinggau, saat menjalankan tugas jurnalistik sekolah,mereka mewawancarai anggota DPRD Sumsel, Hasbi Asadiki mengenai narkoba dan kriminalitas di Lubuklinggau. | Foto : Sri Pradez

LUBUKLINGGAU – Ada tugas sekolah yang menarik di SMA Negeri 1 Lubuklinggau, khusus mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dan Sosiologi. Bagi para peserta didik kelas XII mendapat tugas melakukan kegiatan jurnalistik. Para pelajar kelas XII itu mengaku sangat senang dengan tugas yang diberikan pihak sekolah tersebut. Sebab menjadi jurnalis bagi mereka suatu kebanggaan.

“Bangga, seru dan asyik, kak. Ternyata jadi seorang jurnalis itu, nanti saya kalau tamat sekolah insyaallah mau jadi wartawan,” kata Andre Suryatama pelajar SMA N 1 Lubuklinggau, saat dibincangi Kabar Sumatera, usai dia memewancarai Wali Kota Lubuklinggau, belum lama ini.

Ia menuturkan, Andre bersama rekan-rekanya diberi tugas jurnalistik mengangkat berbagai tema. Ia mengangkat tema tentang narkoba dan kriminalitas di kota yang berslogan “sebiduk semare”.

“Kami baru selesai wawancara dengan Pak Wali, dan Kak Hasbi Asadiki (anggota DPRD Sumsel, red) dan orang BNN. Tugas ini melatih keberanian dan mental kami juga kak,” terang Andre.

Diungkapkanya, mengerjakan tugas jurnalistik tersebut merupakan pengalaman pertamanya mewawancarai Wali Kota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe, mantan ketua DPRD Lubuklinggau, Hasbi Asadiki dan pejabat Badan Narkotika Lubuklinggau.

Senada juga dikatakan Kalvin. Ia juga mendapat tugas yang membuatnya berani berdialog dengan sejumlah orang dan pejabat. Menurutnya, menjadi wartawan sesaat tersebut memberikan pembelajaran dan pengetahuan serta wawasan yang baru. “Aku pengen jadi wartawan, kak. Kalau tamat sekolah kagek, seru dan asyik profesi ini,” ujarnya.

Terpisah, Kepala SMA N 1 Lubuklinggau, Zulkarnain, saat diwawancarai Kabar Sumatera, kemarin (7/2) menyampaikan, tugas kejurnalistikan ini memang diberikan kepada siswa-siswinya. Tujuanya, untuk pengembangan diri dan melatih keberanian serta mempelajari hal-hal yang terjadi di lingkungan sosial.

“Beberapa instansi seperti BNN, Polres, SKPD dan instansi lainya kami sampaikan surat pemberitahuan kalau SMA N 1 sedang ada tugas jurnalistik, kemudian siswa siswi juga membawa surat tugas dari sekolah,” jelas Zul sapaan akrab Zulkarnain.

Menurut Zulkarnain, sub materi yang diberikan berbeda-beda. Untuk mata pelajaran sosiologi tentang masalah sosial. Sedangkan PKn tentang narkoba, kriminalitas dan lainya.

 

TEKS       : SRI PRADES

EDITOR   : IMRON SUPRIYADI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster