Objek Wisata Megalit di Pagaralam Minim Perawatan

 721 total views,  6 views today

Rumah Batu di Dusun Tegur Wangi, Kecamatan Dempo Utara. | Foto : Antoni Steven

Rumah Batu di Dusun Tegur Wangi, Kecamatan Dempo Utara. | Foto : Antoni Stefen

PAGARALAM – Sejumlah potensi wisata megalit yang ada di Pagaralam, sejauh ini tergolong minim perawatan. Padahal, daerah ini merupakan kota wisata budaya andalan Sumatera Selatan. Wisata batu sebetulnya begitu potensial menambah daya tarik wisata, namun pengembangan maupun perawatannya dinilai belum optimal.

Hendri Ganesha, tokoh mayarakat Kota Pagaralam menegemukan, sejumlah wisata megalit yang ada di Pagaralam sangat potensial menarik minat pengunjung untuk lebih jauh lagi mengenal Bumi Besemah. Seperti situs batu kuno baik berupa arca, rumah batu, menhir, batu datar dan lainnya.

“Bumi Besemah banyak menyimpan sejumlah objek wisata unik dan menarik, baik wisata budaya hingga wisata alam,” jelasnya, kemarin (8/2) seraya menyayangkan jika perawatan dan pengembangan sejumlah objek yang ada sejauh ini belum begitu mendapat perhatian serius.

Diberitakan sebelumnya, Koordinator BPCB Jambi untuk Juru Pelihara Situs Penjaga Benda Cagar udaya Pagaralam (BCBP) Ahmad Rivai dan rekanya Ibnu Sutowo Juru Pelihara Situs Batu Gunung Pagaralam sepakat bertaburnya situs batu kuno baik berupa arca, rumah batu, menhir, batu datar dan lainnya bisa menjadikan wisata Pagaralam lebih maju dan berkembang. Syaratnya tentu saja harus dikelola dengan profesional.

“Penemuan arca batu terbaru yang ada di kebun milik penduduk belum lama ini membuktikan hal tersebut. Selama ini baru diketahui satu tempat yaitu di sekitar Tegur Wangi yang dijadikan sebagai lokasi wisata. Padahal ada puluhan bahkan ratusan batu lain yang belum tergali dan mesti dimanfaatkan,” Rivai belum lama ini.

Sejumlah batu di Bumi Besemah ini lanjutnya, sangat variatif dan dimanfaatkan sejak zaman dahulu. Misalnya, penemuan 3 batu arca yang berbahan batu kapur. Sedangkan batu datar yang ditemukan di dekatnya adalah batu andesit.

“Meski begitu, potensi wisata batu di Pagaralam sebetulnya tidak hanya berupa arca dan sejenisnya saja yang menjadi peninggalan pra sejarah, tapi batu di Pagaralam jika tereksplorasi banyak mengandung sejenis batu perhiasan yang bisa sejajar dengan batu di daerah lain seperti Baturaja, Sungai Daerah dan lainnya,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pagaralam, Samsul Bahri Burlian menyatakan jika pihaknya kerap mengalami kendala yang berarti dalam melakukan pengelolaan terhadap sejumlah objek wisata di Bumi Besemah ini, yakni lokasi dimaksud sebagian masih dikuasai warga setempat karena berada di tanah milik mereka.

“Terkendala lahan belum yang ada belum dibebaskan, sehingga pengelolaannya tidak maksimal. Meski begitu, sejumlah objek wisata menarik lainnya tak hanya wisata budaya saja, tapi termasuk pula wisata alam berupa air terjun seperti di Lematang Indah, Curuf Embun masih diklaim milik warga,” jelasnya seraya menegaskan, sejauh ini pihaknya tengah berupaya mencari solusi terbaik agar dapat menguntungkan semua pihak.

 

TEKS          : ANTONI STEFEN

EDITOR      : FJ ADJONG

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster