Kelulusan Ditentukan Sekolah “TO” Tetap Jalan

 328 total views,  2 views today

PALEMBANG – Sejumlah sekolah, baik Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) tetap melaksanakan Try Out (TO) sebagai persiapan untuk menghadapai Ujian Nasional (UN). Seperti dari jadwal yang telah di rilis Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendigbud), untuk jenjang SMA/Sederajat, UN akan dilaksanakan pada 13-15 April 2015, sementara untuk SMP/Sederajat, UN akan dilaksanakan pada 4-6 Mei 2015.

Seperti yang diungkapkan Warni, salah satu guru SMA Negeri di Palembang, pelaksanaan TO sebagai tolak ukur bagi siswa sejauh mana kesiapan untuk menghadapi UN, selain itu, diharapkan dengan TO ini siswa sudah memahami tekhnis UN dan bentuk soal yang akan di ujiankan.

“Pelaksanaan TO sebagai pelatihan kepada siswa yang akan mengikuti ujian nasional (UN) nanti. Sehingga dalam TO ini siswa sudah memahami tekhnis UN dan soal ujiannya,” ujar Warni kepada Kabar Sumatera, belum lama ini.

Warni menjelaskan, dalam uji coba TO ini, materinya tidak jauh dengan mata pelajaran yang ada diujikam dalam UN. “Soal-soal dalam mata pelajaran yang akan diberikan pada TO nanti sama dengan pelaksanaan UN,” katanya.

Soal ujian itu bisa diberikan oleh guru dan dari bank soal. Salah satu mata pelajaran khusus untuk SMA jurusan IPS itu di antaranya, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Geografi, Ekonomi dan Sosiologi. untuk SMA jurusan IPA di antaranya, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Biologi, Fisika dan Kimia.

Hal yang sama diungkapkan Akmal, Guru SMA Swasta Palembang. Menurut Akmal pihaknya sengaja melaksanakan TO, untuk mematangkan siswa yang akan melaksanakan UN, meskipun kelulusan UN ditentukan sekolah. Akan tetapi, menurut Akmal hasil UN akan dipakai di Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), sehingga menjadi tanggung jawab sekolah, agar siswa mendapatkan nilai yang maksimal di UN mendatang.

“Walaupun kelulusan UN ditentukan sekolah, tapi kan anak-anak yang akan melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi di lihat dari hasil UN. Makanya kita juga harus mempersiapkan anak agar bisa mendapatkan nilai bagus. Ini sudah menjadi tanggung jawab kita sebagai guru,” katanya.

Akmal mengatakan, mata pelajaran yang di TO terdiri dari pelajaran yang sudah dipelajari siswa di dalam kelas. “Try out ini sama saja ujian nasional. Hanya saja try out sifatnya uji coba, sedang ujian nasional merupakan ujian final bagi para siswa,” ujarnya.

Selain itu, diakui Dedi, salah satu praktisi pendidikan lalinnya di Palembang. Menurutnya, waktu pelaksanaan untuk TO hanya diberikan 3 hari. Namun, untuk waktu dan tanggal pelaksanaan masih dibahas oleh musyawarah kerja kepala sekolah. “Kita akan atur apakah pelaksanaannya serentak atau tidak,” katanya.

Sementara itu, Fitri guru SMPN 21 Palembang juga mengatakan, pelaksanaan TO ini untuk menilai siswa. Jika hasil Pra-UN telah keluar dan siswa mendapatkan nilai rendah, menurut Fitri, guru bidang studi bersangkutan diharuskan memberikan semacam remedial maupun binaan, agar tidak terjadi lagi. Disamping itu, untuk lebih mengasah pembelajaran siswa dalam menghadapi UN, sekolah juga memberikan penambahan intensif pelajaran. “Untuk mengasah pelajaran yang telah didapatkannya selama tiga tahun belajar, sekolah memberikan suatu penambahan pembelajaran, seperti tambahan pelajaran, ditambah dengan pelaksanaan try out UN,” jelasnya.

 

TEKS       : ANDI HARYADI

EDITOR   : IMRON SUPRIYADI

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster