Dua Tahun Buron, DPO Pembunhan Diringkus

 241 total views,  2 views today

PALEMBANG – Setelah dua tahun melarikan diri ke Pulau Jawa dan menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO), pihak kepolisian, Hendra (22) yang menjadi DPO pencurian dan kekerasan (Curas) yang menyebabkan korbannya meninggal dunia ini, diringkus petugas unit kejahatan dan kekerasan (Jatanras) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan, Minggu (8/2).

Saat petugas mendapatkan informasi keberadan tersangka di Palembang, petugas dari Unit IV, Subdit III, Direktorat Reserse Kriminal umum (Ditreskrimum) Polda Sumsel, langsung melakukan pengintaian hingga akhirnya tersangka diringkus saat sedang berada di rumahnya di kawasan Mariana, Kabupaten Banyuasin.

Namun sayang, hingga saat ini tersangka masih belum bisa dijumpai. Pasalnya, ia masih menjalani pemeriksaan secara intensif dan tertutup oleh penyidik.

Informasi yang didapat, Hendra beraksi merampok mobil milik Sidik Purwanto (61) dua tahun silam.

Hendra beraksi bersama tiga temannya, dimana yang satu sudah berhasil ditangkap dan kini mendekam di Lapas Baturaja, satu dikabarkan tewas bunuh diri di Riau, dan satu lagi masih dalam pencarian.

Modus yang dilakukan tersangka, Hendra mulanya hendak membeli televisi kepada Sidik. Setelah bernegoisasi satu sama lainya, Hendra meminta Sidik untuk mengantar televisi tersebut ke rumahnya. Sidik pun berangkat dari Jalan Demang Lebar Daun Palembang ke Mariana dengan mengendarai mobil Daihatsu Grand Max.

Saat korban sudah berada di sekitar kediaman Hendra, korban dihentikan Hendra bersama ketiga rekanya. Salah satu rekan Hendra merupakan perempuan, yang kini diketahui tewas bakar diri di kawasan Riau. Korban pun mengehentikan laju mobilnya karena mengira yang menghentikan mobil adalah warga yang memesan televisi.

Setelah Sidik berhenti, ia langsung dipukul dan diikat oleh Hendra bersama kedua temanya. Setelah Sidik tak berdaya, ia selanjutnya korban dibunuh tersangka di Mariana dengan cari diceburkan dalam bak mandi. Usai korban meninggal jasadnya dikubur tak jauh dari rumah Hendra. Keempat pelaku lalu melarikan mobil yang dikendarai Sidik.

Kasubdit III Ditreskrimum Polda Sumsel, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) FX Winardi, melalui Kanit IV Subdit III Ditreskrimum, Komisaris Polisi (Kompol) Zainuri, membenarkan pihaknya sudah mengamankan Hendra. Saat ini, Hendra masih dalam pemeriksaan itensif.

Apalagi, penyidik masih membutuhkan informasi dari dirinya untuk mencari seorang rekanya yang masih buron. “Dia beraksi bersama tiga orang rekanya. Satu sudah diamankan, satu tewas bunuh diri, dan satu masih buron. Kita masih berusaha mencari rekanya yang buron,” tukas Zainuri.

 

Teks      : Oscar Ryzal

Editor    : Junaedi Abdillah

 


TAG



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster