Animo Warga Pagaralam terhadap Lapter Atung Bungsu sangat Tinggi

 275 total views,  2 views today

Maskapai Susi Air saat Mendarat di Lapter Atung Bungsu Pagaralam, | Dok KS

Maskapai Susi Air saat Mendarat di Lapter Atung Bungsu Pagaralam, | Dok KS

PAGARALAM – Tingginya animo masyarakat Kota Pagaralam untuk melihat Lapter Atung Bungsu beroperasi kembali, sebentar lagi bakal terwujud.

“Ya, ada dua pesawat ringan jenis Avia Star dan Susi Air akan kembali melayani penerbangan melalui Bandara Atung Bungsu Kota Pagaralam, melayanani tiga provinsi, yakni Bengkulu, Jakarta dan Sumsel sendiri, ” kata Kepala Dishubkominfo, Paber Napitupulu SSTP didampingi Kepala Bandara Joko SE, kemarin.

Menurut Paber, sejauh ini pihaknya tengah berupaya memproses penyelesaian administrasi pelelangan di Dirjen Perhubungan Udara dan Dinas Perhubungan Sumsel, sebagai pemberi subsidi untuk kedua pesawat dimaksud.

“Kita menargetkan akhir Februari 2015 mulai beroperasi kembali penerbangan untuk kedua pesawat tersebut melalui Bandara Atung Bungsu menuju tiga daerah termasuk Bandara Soeta di Jakarta,” ujarnya.

Berdasarkan jadwal yang sudah diatur, lanjutnya, penerbangan untuk tujuan Jakarta satu kali setiap minggu, sedangkan Bengkulu dan Palembang tiga kali dalam satu minggu.

“Untuk Avia Star khusus melayani penerbangan Pagaralam-Jakarta dengan harga tiket Rp750 ribu, sudah termasuk subsidi,” terangnya seraya berkata kalau biasanya Rp1,2 juta.

Sementara pesawat Susi Air hanya melayani Pagaralam – Bengkulu dan Pagaralam-Palembang dengan harga tiket pesawat Rp350 ribu setelah ada subsidi, sedangkan biasanya Rp750 ribu.

“Pesawat Avia Star memiliki baling-baling ganda dengan penumpang sebanyak 50 seat (kursi), sedangkan susi air hanya mengangkut paling banyak 12 penumpang,” jelasnya.

Beroperasinya kedua pesawat ini katanya, tinggal dilakukan kontrak kerjasama dengan pihak pengelola Bandara Patmawati Provinsi Bengkulu, mengingat bandara dimaksud membawahi bandara Atung Bungsu Pagaralam.

“Selain meningkatkan jadwal layanan penerbangan, termasuk pula peningkatkan fasilitas bandara seperti jalan utama panjang 8,5 km dengan lebar 32 meter, runway 1800 meter menjadi 2200 meter dengan lebar 150 meter dan termasuk bangunan perkantoran,” katanya seraya menjelaskan semua akan dilengkapai seperti drainase, kantor utama dan termasuk lokasi parkir pesawat dan peralatan bandara seperti kendaraan operasional lainnya.

Terpisah, Walikota Pagaralam Hj Ida Fitriati Basjuni menegaskan, pembangunan di Bumi Besemah ini bakal tumbuh pesat seiring ditambahnya frekuensi penerbangan, tidak lain karena tingginya minat masyarakat untuk menggunakan moda transportasi udara yang sangat efesien dan efektif membutuhkan jarak tempuh singkat.

“Tingginya animo masyarakat yang ingin menikmatikan layanan udara melalui Bandara Atung Bungsu, maka jalur penerbangan ditambah atau diperlebar termasuk penambahan pesawat,” ujarnya seraya menegaskan tahun 2015 ini Bandara Atung Bungsu sudah mendapatkan bantuan 5 Kendaraan Operasional baik mobil dan motor oleh Pemerintah Pusat.

 

TEKS       : ANTONI STEFEN

EDITOR   : FJ ADJONG

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster