Gangguan Jiwa, TNI AU Amankan Oknum Polisi

 154 total views,  2 views today

PALEMBANG – Diduga mengalami gangguan jiwa, IB (33) seorang anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang berpangkat Brigadir Polisi (Brigpol), ditangkap petugas Provost Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara (AU) di Bandara Sultan Mahmud Badarudin II Palembang, Kamis (5/2) pukul 20.00 WIB.

Diamankannya oknum polisi yang bertugas di Polres Prabumulih ini, saat dirinya mengomel tidak karuan di halaman parkir bandara Sultan Mahmud Badarudin II, takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, anggota provost TNI AU yang berada di tempat kejadian perkara (TKP), langsung mengamankan IB dan selanjutnya IB diserahkan ke Propam Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel).

Setelah menjalani pemeriksaan beberapa jam di markas Propam Polda Sumsel, IB dikembalikan kepada keluarganya yang berada di Prabumulih untuk melanjutkan rawat jalan.

Dikatakan Kabid Propam Polda Sumsel, Komisaros Besar Polisi (Kombes Pol) Diediek DP, IB rupanya masih berstatuskan pasien Rumah Sakit Jiwa di Rumah Sakit (RS) Ernaldi Bahar.

Dikarenakan berstatuskan rawat jalan, IB tidak menjalani perawatan di rumah sakit, melainkan di rumahnya dengan pengawalan dari keluarga.

“Kita belum tahu mengapa dia bisa sampai di bandara karena dia tugas di Prabumulih. Selama ini, ia terus dirawat oleh keluarganya,” kata Diediek, Jumat (6/2).

Dilanjutkan Diediek, saat anggota propam menjemput IB ke bandara, suasana sudah kondusif dan IB sudah dalam keadaan tenang.

Aksinya ini juga tidak mendatangkan korban karena IB hanya mengomel dengan suara lantang tanpa membuat aksi yang anarkis. Saat itu, IB mengenakan seragam bebas.

Masih kata Diediek, meski berstatuskan pasien RSJ, IB tetap tercatat sebagai anggota Polri. penyakit kejiwaan yang dialami IB dideritanya saat yang bersangkutan sudah menjadi anggota Polri.

Diediek sendiri tidak tahu apa penyebab IB bisa menderita penyakit kejiwaan ini. “Selama ini belum ada laporan pidana yang masuk ke Propam Polda Sumsel dari satuanya. Kejadian ini merupaka yang perdana yang kita terima,” kata Diediek.

Karena menderita penyakit kejiwaan, Diediek mengatakan, untuk saat ini IB tidak diproses secara profesi. Sebab itu, IB dikembalikan ke satuanya di Prabumulih untuk melanjutkan perawatan dan tidak diberlakukan penahanan.

Diediek secara pribadi berharap anggotanya tersebut bisa sgera sehat sehingga bisa bertugas dengan maksimal.

“Semoga saja kejadian seperti ini tidak terulang kembali dan dia dijaga dengan baik oleh keluarga dan satuanya,” tukas Diediek.

 

TEKS       : OSCAR RYZAL

EDITOR   : FJ ADJONG

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster