Awas, Petugas Fogging Ilegal Makin Liar

 381 total views,  3 views today

Foging untuk Mengantisipasi DBD

Foging untuk Mengantisipasi DBD | Dok KS

PALEMBANG – Semakin tingginya penderita Demam Berdarah Degue (DBD) di Metropolis, ternyata dimanfaatkan oknum tidak bertanggungjawab untuk meraup keuntungan, dengan cara pengasapan atau fogging liar di pemukiman-pemukinam penduduk.

“Usai petugas abal-abal itu melakukan fogging dipemukiman, warga dipungut biaya untuk jasa mereka, ini sudah bentuk kejahatan. Masyarakat harus lebih waspada, jangan sampai dirugikan,” ungkap, Kabid Pengendalian Masalah Kesehatan (PMK), Dinas Kesehatan (Dinkes) Palembang Afrimelda, usai melakukan gerakan serentak pemberantasan sarang nyamuk DBD, di Kantor Camat Seberang Ulu (SU) I, Jumat (6/2).

Kata Afrimelda, fogging liar itu cukup meresahkan, dengan masuknya laporan ke Dinkes Palembang, saat ini pihaknya sedang mencari informasi pelaku fogging liar yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab tersebut.

“Kalau dapat, bisa diberikan sangsi teguran hingga pidana. Karena, pemungutan biaya kepada warga itu liar,” katanya.

Afrimelda menyebutkan, kalau petugas fogging dari Dinkes Palembang jelas, dengan ciri-ciri memakai seragam dengan jumlah anggota sebanyak 4 orang, tanpa memungut biaya, ada tanda pengenal dan lainnya.

“Jadi masyarakat harus cerdas, jangan sampai dibohongi oleh oknum masyarakat tidak bertanggung jawab tersebut,” imbuhnya.

Sambungnya, untuk menghindari petugas fogging liar itu, pihaknya sudah membuat surat edaran (SE) ke Camat dan Kelurahan untuk disebarkan kepada ketua Rukun Tetangga (RT).

“Jadi SE itu ditempel di pemukiman-pemukiman, sehingga masyarakat tahu, mana petugas resmi atau palsu,” katanya.

Afrimelda menambahkan, selama musim penghujan ini pihaknya rutin melakukan fogging di pemukiman warga, sedikitnya 115 lokasi sudah di berikan fogging secara gratis.

“Kami akan prioritaskan dilokasi yang banyak masyarakatnya terserang DBD, untuk fogging yang kami lakukan aman, karena campuran bahan pengasapan sesuai prosedur Kementerian Kesehatan (Kemenkes),” disampaikannya.

 

TEKS         : ALAM TRIE MARSATA

EDITOR     : RINALDI SYAHRIL

 


TAG



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster