Ariyadi Gunakan Balsem untuk Merampok

 453 total views,  2 views today

PALEMBANG – Apabila perampok biasanya menggunakan senjata api (Senpi) atau senjata tajam (Sajam) untuk  melakukan aksinya, hal yang biasa. Tapi beda dengan Ariyadi (30), ia melakukan perampokan cukup dengan menggunakan balsem dan membuat korbannya lumpuh.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pria yang sehari-harinya bekerja serabutan dan dua kali sukses melakukan perampokan dengan menggunakan balsem ini diringkus dan dijeblos petugas kebalik jeruji penjara Polsekta Sukareme Palembang, Selasa (3/1) sekitar pukul 11.00 WIB.

Dikatakan Kepala Kepolisin Resort Korta (Kapolsekta) Sukarame Palembang, Komisaris Polisi (Kompol) Imam Tarmudi melalui Kanit Reskrim, Inspektur Polisi Satu (Iptu) Heri, jika pelaku ditangkap setelah gagal melakukan aksi perampokan dengan korban Andika Saputra (26), warga Jalan Karya Jaya 3, Kelurahan Lebung Gajah, Kecamatan Simatang Borang.

“Saat pelaku melakukan aksinya dikawasan Jalan Soekarno Hatta, pelaku meminta diantar korban ke suatu tempat, setibanya di wilayah Grand City pelaku langsung melancarkan aksinya dengan mengoleskan balsem ke muka kobanya dari arah belakang dan memukul korban mengunakan besi yang telah disiapkan,” kata Heri.

Namun, lanjut Heri aksi yang dilakukan Aryadi gagal, pasalnya korban menguasai ilmu beladiri sehingga melakukan perlawanan, saat korban melawan Aryadi melarikan diri namun korban terus melakukan pengejaran sembari berteriak meminta tolong warga.

“Mendegar teriakan korban warga disekitar lokasi langsung memberikan bantuan, begitu juga dengan anggota UKL Polsek Sukarame, hingga akhirnya pelaku bisa diamankan dan di bawa ke Mapolsek Sukarame bersama barang bukti sepeda Motor Suzuki Satria FU BG 4961 ID milik korban,” ujar Heri.

Ditambahkan Heri, jika dari perkembangan dan pemeriksaan yang dilakukan pihaknya, diketahui pelaku sudah melakukan aksinya sebanyak dua kali, pertama kali pelaku mendapatkan sepeda motor Yamaha Jupiter MX. “Untuk mempertangungjawabkan perbuatanya pelaku bakal dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang tindak pidana perampokan,” jelasnya.

Sementara itu Aryadi mengakui, jika dirinya memang melakukan aksi tersebut, diakuinya jika aksi tersebut dilakukanya karena dirinya butuh modal untuk nebus sepeda motor Yamaha Rx King miliknya yang digadaikan kepada rekannya seharga Rp800 ribu.

“Saya butuh uang untuk nebus sepeda motor saya, makanya saya nekat melakukan penodongan tersebut, namun sayangnya saat itu korban melawan hingga saya berhasil diamankan masa,” ujarnya saat gelar tersangka dan barang bukti.

Dilanjutkan Aryadi jika aksi serupa juga pernah dilakukannya di kawasan Janjung Sari, Kelurahan Serong, Kecamatan Banyuasin dapat dapat Sepeda Motor Jupiter MX warna merah tahun 2007.

“Motor itu lalu aku jual di kawasan Tiga Putri, Tanah Emas, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin namun saya tidak kenal siapa orang yang membeli sepeda motor tersebut,” tukasnya.

 

TEKS          : OSCAR RYZAL

EDITOR       : FJ ADJONG

 


TAG



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster