Adu Adrenalin di Kambang Iwak

 594 total views,  2 views today

Dengan dibantu papan atraksi tampak seorang anggota komunitas BMX melompat sambil menunjukkan kebolehannya. | Foto ; Ferry Hotman

Dengan dibantu papan atraksi tampak seorang anggota komunitas BMX melompat sambil menunjukkan kebolehannya. | Foto ; Ferry Hotman

Komunitas Sumatera Selatan BMX (SS BMX) adalah wadah bagi penyuka sepeda BMX yang ada di kota Palembang. Komunitas ini berdiri tahun 2000 dengan jumlah anggota mencapai ratusan. Awalnya, mereka hanya penghobi sepeda BMX, namun karena sering berkumpul dari perkumpulan itulah mereka menyatukan diri dalam komunitas.

“Dari hobi yang sama sering kumpul dan banyak yang tertarik akhirnya nya jadi komunitas Sumatera Selatan BMX (SS BMX) dan kambang Iwak (KI) tempat kami adu adrenalin ,” ungkap koordinator komunitas Brain Indewa Hutama Jeberana di KI Palembang.

Setiap kali Car Free Day, mereka pun mengadakan unjuk kebolehan bersepeda di KI sambil berlatih teknik yang benar. Latihan demi mengasah trik agar semakin jago dalam bermain sepeda BMX. Sepeda BMX yang berukuran mungil memang didesain bukan untuk bersepeda seperti sepeda umumnya sehingga sepeda ini kurang nyaman jika dipakai Gowes dengan rute yang pajang.

Juga sepeda BMX justru didesain untuk melatih trik bersepeda sehingga wajar jika Komunitas BMX tidak memiliki angenda gowes seperti komunitas sepeda umum nya, meskipun begitu setiap kali ada acara Palembang Last Friday Ride (PLFR) SS BMX ikut terlibat.

Komunitas sepeda BMX Palembang setiap minggunya selalu menampilkan atraksi-atraksi yang membuat adrenalin naik. Masyarakat yang sedang berolahraga diarea tersebut pun lantas berkerumun menyaksikan atraksi Backflip (salto ke belakang), Trisixty (360) atau gerakan berputar mendatar 360 derajat serta tailwhip (gerakan memutar bagian belakang sepeda sambil melompat).

Kecepatan dan ketinggian lompatan cukup menggambarkan bagaimana risiko jika mereka selip atau terjatuh saat atraksi. Dengan dibantu papan atraksi mereka bisa melompat bersama sepedanya setinggi 2-3 meter di atas tanah. Untuk memperoleh lompatan yang diinginkan mereka juga tampak memacu sepeda dengan kecepatan yang sesuai.

Salah satu anngota Komunitas SS BMX, Brain menjelaskan, komunitas ini terdiri dari ratusan anggota namun yang aktif berlatih setiap minggunya sekita 40 orang

Brain menambahkan, anggota sepeda BMX dengan hobi serupa jumlahnya mencapai ribuan, namun masing-masing komunitas BMX itu berlatih sesuai dengan jenis dan merek sepeda mereka.

“Di Palembang sendiri jumlah anggota komunitas semacam ini ada ratusan hingga ribuan orang. Itu tampak saat kami mengikuti acara-acara kejuaran atau kegiatan bersama,” tuturnya.

Sepeda ini kurang nyaman kalau untuk perjalanan biasa, sepeda ini justru untuk permainan trik saja, sepeda BMX merupakan sepeda yang unik, selain itu, sepeda ini memiliki unsur seni dalam permainannya,” ungkap Brain.

Jatuh buakan halangan, banyak trik yang bisa diterapkan dengan sepeda BMX ini, seperti trik dasar dengan bunny hop, menengah dengan 180 derajat, menengah atas dengan 360 derajat dan barspin, hingga trik sulit dengan tailwhip. Semua trik tersebut harus dilakukan dengan modal awal keberanian.

“Paling penting memang keberanian dulu. Kalau tidak berani mendingan jangan dilajutkan,” ucapnya.

Namun, modal berani saja tentu tidak cukup, pemain harus memiliki niat,tekad,bakat,dan keseimbangan, mereka pun butuh kelincahan supaya trik yang mereka lakukan bisa lancar. Setiap kali bermain trik tidak jarang mereka jatuh, namun luka yang mereka alami tidak terlalu parah dan tidak membuat mereka jera.

“Kalau memang dia tidak bisa melakukan trik yang diajarkan, maka kami akan menghentikannya, takut terjadi kecelakaan yang patal,” tambah Brain.

 

TEKS      : CHANDRA WAHYUDI

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL

 

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster