Kejari Kayuagung Tetapkan Tiga Tersangka terkait Korusi Dana KUR

 340 total views,  2 views today

Ilustrasi Kejaksaan | Dok KS

Ilustrasi Kejaksaan | Dok KS

KAYUAGUNG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kayuagung akhirnya menetapkan 3 orang tersangka terlibat dalam dugaan korupsi dana kredit usaha rakyat (KUR) sekitar Rp10,9 miliar yang dikucurkan BRI Cabang Kayuagung tahun 2009 kepada panitia penyalur KUR untuk KUD Mekar Sari di Desa Mekar Wangi Kecamatan Mesuji Kabupaten OKI.

Masing-masing tersangka berinisial ST, BM dan NN. Peran ST sebagai ketua panitia penyalur dana KUR, BM dan NN yang saat itu merupakan pegawai Bank BRI Cabang Kayuagung. Jumlah tersangka kemungkinan akan bertambah seiring perkembangan penyelidikan di Kejari Kayuagung.

Demikian ditegaskan Kepala Kejari Kayuagung Viva Hari Rustaman SH didampingi Kasi Pidsus Erik Yudistira SH saat menggelar jumpa pers di Aula Kejari Kayuagung, Kamis (5/2) sore.

“Hasil penyidikan kami selama ini, akibat perbuatan para tersangka ada indikasi kerugian uang negara untuk sementara ini kurang lebih Rp 8 milyar,”kata Viva Hari Rustaman yang juga mengatakan jumlah kerugian uang negara tersebut juga kemungkinan akan bertambah.

Dijelaskannya, untuk menetapkan adanya tersangka yang dilakukan pihaknya bukanlah hal mudah dan cepat. Pihaknya telah menangani kasus ini sejak sekitar 3 bulan lalu sebagaimana sesuai dengan laporan para pengurus KUR.

Diberitakan sebelumnya, Bank BRI Cabang Kayuagung telah mengucurkan dana KUR sekitar Rp 10,9 milyar dan dana tersebut diduga dikorupsi oleh panitia KUR bernama H Sutiyono. Akibat perbuatan tersebut, puluhan kelompok tani yang dinaungi KUD Mekar Sari merasa dirugikan karena tidak bisa mengambil sertifikat tanah yang dijaminkan ke bank oleh panitia KUR.

 

TEKS         : DONI AFRIANSYAH

EDITOR     : FJ ADJONG

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster