Penjual Batu Akik Tolak Rencana PPH

 335 total views,  2 views today

Ilustrasi Pembeli Batu Akik | Dok KS

Ilustrasi Pembeli Batu Akik | Dok KS

PALEMBANG – Sejumlah penjual batu akik di beberapa tempat di kota Palembang, keberatan terhadap kebijakan Pemerintah mengenakan Pajak Penghasilan (PPH), alasannya karena batu akik bukan termasuk barang mewah.

Terkait denga adanya peraturan Menteri Keuangan (PMK) mengenai pajak barang mewah, dan dalam hal ini Batu akik juga akan dikenakan pajak.

Soleh, penjual Batu akik mengatakan, keberatan jika batu akik ini akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPH), karena menurutnya batu akik bukan lah barang mewah seperti emas dan perhiasan lain nya.

“ Menurut saya batu akik ini kan jatuh nya musiman, jadi kalau dikenakan pajak ya saya tidak setuju, kalau emas beda, emas memang barang mewah dan tidak musiman. Seandainya batu sudah tidak terlalu di gandrungi lagi, dan penghasilan makin sedikit masa masih disuruh bayar pajak,” katanya.

Hendra, pedagang batu akik lainnya, yang berada di Pasar Cinde, juga protes dengan adanya rancangan kebijakan yang lahir pasca boomingnya batu akik di indonesia khususnya di kota Palembang dan batu akik yang penjualannya di atas Rp1 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPH).

“ Kebijakan itu sama sekali tidak menguntungkan buat kita para pedagang batu akik, masa batu akik disamakan dengan perhiasan yang dari emas atau berlian,” ucapnya.

Tidak hanya penjual pembeli pun banyak yang keberatan jika penjualan batu akik ini akan dikenakan pajak penghasilan, dikiranya kurang etis sekali jika sebuah batu di anggap barang mewah yang patokan harganya tidak bisa disamakan dengan perhiasan lainnya.

“ untuk berlian dan emas pasti sudah ada patokan harganya kalau batu akik hanya tergantung dengan tawar –menawar, seandainya saya beli dengan harga Rp 300 ribu dan saya jual dengan harga Rp1 juta, masa harus kena pajak juga, “ tutur nya.

Dan sejauh ini adanya rencana untuk memberikan Pajak Penghasilan (PPH) kepada sejumlah penjual batu akik, sama sekali tidak mendapatkan respon dari pera penjual batu akik tersebut.

 

TEKS       : YUNI DANIATI

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster