Halte Transmusi Sangat Butuh Pertolongan

 1,118 total views,  2 views today

Halte Transmusi | Dok KS

Nampak Halte Transmusi yang sudah tak Memiliki dinding Kaca lagi | Dok KS

PALEMBANG – Sejumlah pelanggan setia Bus Rapid Transit (BRT) Transmusi, mengeluhkan banyaknya halte Transmusi yang rusak, akibatnya kenyamanan pelanggan terganggu.

Salah seorang pengguna BRT Transmusi Ibnu (45) mengatakan, kerusakan halte Transmusi tersebut beragam seperti, kaca pecah, pengkroposan lantai halte yang berbahan plat, coret-coretan di dinding halte dan lainnya.

“Saya hampir terperosok, akibat lantai halte yang mulai mengeropos. Halte ini tidak dirawat,”ungkap, Warga Perumnas, Sako Kenten ini, saat dibincangi di halte depan Hotel Djayakarta Daira, Rabu (4/2).

Ibnu berharap, pemerintah segera melakukan perbaikan dan perawatan terhadap halte yang rusak. Sehingga, kenyamanan dapat dirasakan pelanggan, ketika menunggu bus datang.

“Kerusakan yang terjadi saat ini sudah parah, ini berbahaya bagi penumpang. Sebelum menelan korban, sebaiknya segera diperbaiki,” harapnya.

Hal serupa diungkapkan, penumpang BRT Transmusi lainnya, Ilham mengatakan, kerusakan yang ada saat ini, membuat penumpang tidak nyaman.

“Selain banyak rusak, halte-halte tersebut juga bau. Karena oknum masyarakat tidak bertanggung jawab yang buang air kecil didalam halte,” katanya.

Ucap Ilham, hal tersebut harus segera diatasi. Apabila tetap dibiarkan, maka kerusakan akan semakin banyak, akibat tangan jahil oknum masyarakat.

“Seharusnya setiap halte ada petugas yang menjaganya, sehingga tidak terjadi kerusakan,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan Kabar Sumatera, dinding halte yang ada di kawasan Jalan Jenderal Sudirman banyak coretan, begitu juga dengan halte yang ada di kawasan Jalan Ahmad Yani, Plaju, kaca halte pecah.

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Daerah (UPTD) Angkutan Massal, Dinas Perhubungan (Dishub) Palembang Riadi membenarkan, bahwa halte Transmusi banyak rusak. Ia mengaku, dana perbaikan memang ada setiap tahun, namun, untuk perbaikan keselurahan tidak bisa dilakukan sekaligus. Karena, dananya terbatas.

“Kami sudah cek langsung, memang banyak halte yang rusak. Untuk perbaikan, kami akan prioritaskan halte yang mengalami kerusakan paling parah dahulu,” katanya.

Riadi menyebutkan, jumlah total halte Transmusi di Metropolis sebanyak 323. Apabila terjadi pengeroposan lantai halte, bukan karena tidak terawat, melainkan faktor usia halte tersebut.

“Lantai halte itu berbahan plat baja. Kebanyakan halte itu dibangun 2009, artinya wajar jika banyak yang keropos,”kilahnya.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Palembang, Mulyadi mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan banyaknya halte Transmusi yang rusak.

“Kami minta, Dishub Palembang selaku dinas yang bertanggung jawab untuk melakukan perwatan, harus melakukan patroli setiap hari. Sayang kan sarana bagus-bagus jadi rusak,”tutupnya.

 

TEKS        : ALAM TRIE MARSATA

EDITOR    : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster