Bupati Empat Lawang Ungkit Minimnya Serapan Bulog

 334 total views,  2 views today

Ilustrasi Gudang Beras | Net

Ilustrasi Gudang Beras | Ist

EMPAT LAWANG – Bupati Empat Lawang H Budi Antoni Aljufri menilai, minimnya serapan Badan Urusan Logistik (Bulog) terhadap hasil panen petani bisa memicu impor bahan pangan.

Menurut HBA pada rakor tim upaya khusus (Upsus) lintas Sektoral peningkatan produksi padi, jagung dan kedelai di Kabupaten Empat Lawang, kemarin (4/2), bukan tidak mungkin permasalahan utama bukanlah peningkatan hasil produksi panen saja.

Namun perbaikan sistim yang ada sekarang sebab bukanya tidak lucu negara sebenarnya sudah surplus pangan justru masih mengimpor pangan. Sebagai perbandingan Kabupaten OKU, sebenarnya sudah mengalami surplus beras namun akibat tidak terserapnya oleh Bulog justru belum dikatan surplus pangan.

“Kadang indikatornya penyerapan beras petani oleh Bulog, namun yang terjadi penyerapanya cuma beberapa persen saja, sehingga indikator sebagai daerah surplus beras justru tidak dapat diketahui,” jelas HBA.

Orang nomor satu di Empat Lawang ini menceritakan, sebagaiman pesan Presiden RI, H Joko Widodo, saat ini diutamakan bagaimana cara pengaplikasikan program yang ada dengan menyamakan persepsi terlebih dahulu.

“Paparan presiden pendek dan tidak banyak teori, utamanya bagaimana cara mengaplikasikannya itu yang terpenting. Konsepnya sudah sama, tinggal perlu dibahas bagaimana mengaplikasikan,” jelas HBA.

Sebagai pemerintah kata HBA, Ia berharap dalam Rakor ini nantinya akan muncul ide atau gagasan yang brilian, sebab program tersebut sangatlah luar biasa hebatnya.

“Pemda siap mendukung upaya semacam ini, sebab ini adalah program yang luar biasa. Mudah-mudahan jadi embrio atau awal pembangunan ketahanan pangan Nasional,”imbuhnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Peternakan (DP3) Empat Lawang, Rudianto menyampaikankan, rakor dilaksanakan selama satu hari penuh dengan peserta sebanyak 100 orang dari perwakilan SKPD di Empat Lawang dan perwakilan dari pihak TNI.

“Kita berupaya menyamakan persepsi peningkatan swasembada pangan, rakor juga didukung oleh Kementerian Pertanian,” tukasnya.

 

TEKS        : SAUKANI

EDITOR    : FJ ADJONG





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster