Pemilukada Sumsel Ditunda, KPU Tak Boleh Fakum

 385 total views,  2 views today

Ilustrasi | Dok KS

Ilustrasi | Dok KS

PALEMBANG – Komisi I DPRD Sumsel, meminta kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel, untuk tidak fakum dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Meskipun Pilkada yang semestinya berlangsung tahun ini, ditunda akibat belum tuntasnya pembahasan revisi UU Pilkada oleh DPR RI bersama pemerintah.

“Pihak penyelenggara Pilkada dalma hal ini KPU harus tetap  gencar melakukan sosialisasi, meski Pilkada ditunda. Pelaksanaan kemungkinan akan dilangsungkan pada awal tahun 2016 mendatang, “ kata Wakil Ketua Komisi I DPRD Sumsel, Husni Thamrin.

Mantan sekretaris daerah (Sekda) Kota Palembang ini menilai, justru dengan ditundanya Pemilukada ini, KPU memiliki banyak waktu untuk melakukan persiapan secara matang, mulai dari persiapan tahapan hingga teknis penghitungan suara.

Dengan waktu yang panjang menurut Thamrin, Pemilukada dapat berjalan segar demokratis, jujur, adil dan rahasia. “KPU harus segera melakukan sosialisi terhadap ditundanya pesta rakyat, kepada masyarakat. Selain itu, mesti memanfaatkan waktu melakukan kegiatan sosialiasi seperti dengan Kesbangpol dan pihak lainnya, anggaran kegiatan dapat diajukan kepada DPRD Sumsel,” terangnya.

Thamrin menambahkan, dengan ditundanya Pemilukada, Pemerintah Proivinsi (Pemprov) Sumsel untuk segera mengambil sikap dalam penetapan  pelaksana tugas (Plt). Sebab menurut Thamrin, masa tugas pejabat kepala daerah, diantaranya 2 Plt Muratara dan PALI, akan berakhir. “Masa jabatan Plt selama satu tahun, namun dalam UU pemerintah  dapat memperpanjang tugas masing-masing Plt,” ujar Thamrin.

Terpisah, Komisioner KPU Sumsel, Divisi Hukum dan Sosialisasi Ahmad Naafi menyampaikan, mengenai mundurnya Pemilikada pihaknya harus menyesuaikan kembali atas draf yang telah dibuat dengan UU Pemilukada. “Kita jelas akan menyesuaikan lagi, karena draf PKPU harus disempurnakan lagi. Apalagi KPU RI, telah menunda untuk mengesahkan PKPU tentang Tahapan, Jadwal, Program Pilkada Gubernur, Bupati, dan Wali Kota,” ucap dia.

 

TEKS         : ARDHY FITRIANSYAH

EDITOR     : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster